Struktur Sosial

Posted on

Struktur Sosial – Halo pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang Struktur Sosial yuk simak selengkapnya dengan uraian dibawah ini.

Struktur Sosial

Seperti yang sudah kita ketahui semua bahwa manusia itu sejatinya tak dapat hidup sendiri, melainkan harus ada bantuan dari orang lain. Bahkan dapat dibilang bahwa kita sejak lahir sampai kita meninggal pula membutuhkan bantuan dari manusia lain.

Contohnya saja saat kita dilahirkan, orang lain mengurus kita pada saat itu. Pada saat kita mati pula orang lain juga yang akan memandikan, memasangkan kain kafan pada jenazah kita, dan juga mengantar serta menguburkan kita ke dalam liang lahat.

Pengertian Struktur Sosial Secara Umum

Struktur sosial itu asal katanya dari “structum” yang memiliki arti menyusun. Struktur sosial yakni tatanan ataupun susunan sosial yang dapat membentuk suatu kelompok-kelompok sosial yang adad pada kehidupan masyarakat, yang dimana didalamnya itu ada suatu hubungan timbal balik.

Ciri Ciri Struktur Sosial

ciri ciri struktur sosial

Ciri-ciri umum dari struktur sosial adalah sebagai berikut:

  • Sifatnya abstrak
  • Ada dimensi vertikal serta horizontal.
  • Meliputi semua kebudayaan yang ada didalam masyarakat.
  • Struktur sosial yang selalu berkembang serta bisa berubah.
  • Sebagai sebuah landasan dari proses sosial pada Masyarakat.
  • Mencakup semua hubungan sosial diantara individu disaat tertentu.
  • Mengacu kepada interaksi sosial yang sangat pokok, yang dapat memberikan bentuk kepada masyarakat.
  • Realitas sosial yang sifatnya statis serta memiliki kerangka yang dapat menciptakan sebuah tatanan.

Fungsi Struktur Sosial

Inilah beberapa fungsi dari struktur sosial didalam kehidupan masyarakat yakni sebagai berikut:

  • Fungsinya sebagai suatu pengawas sosial.
  • Fungsinya sebagai suatu ciri atau karakteristik dari sebuah kelompok masyarakat.
  • Fungsinya sebagai suatu rantai sistem yang dapat menghubungkan semua aspek di dalam kehidupan supaya lebih teratur.
  • Dipakai sebagai dasar dari penanaman disiplin pada setiap individu didalam sebuah kelompok masyarakat.
  • Fungsinya sebagai instrumen dari masyarakat yang perannya sebagai penyelenggara didalam penataan kehidupan yang menyeluruh didalam semua aspek pada kehidupan.

Unsur Struktur Sosial

Menurut Charles P. Loomis, struktur sosial itu terbentuk 10 unsur yang sangat penting, yakni adanya sebagai berikut:

  • Perasaan solidaritas para anggota-anggota dari masyarakat.
  • Cita-cita serta tujuan yang sama-sama dari masyarakat.
  • Sarana ataupun alat-alat perlengkapan dari sistem sosial, contohnya pranata sosial serta lembaga.
  • Kedudukan dan juga peranan sosial yang bisa mengarahkan kepada pola-pola perilaku dimasyarakat.
  • Tingkatan didalam sistem sosial yang bisa ditentukan oleh status serta peranan dari anggota masyarakat.
  • Nilai serta norma sosial yang bisa dijadikan sebagai suatu pedoman untuk para anggota masyarakat didalam bertingkah laku.
  • Pengetahuan serta keyakinan yang dipunyai oleh para anggota masyarakat yang fungsinya sebagai sebuah alat analisis para anggota masyarakat.
  • Kekuasaan, yang berupa kemampuan untuk memerintah dari para anggota masyarakat yang dapat memegang kekuasaan, sehingganya sistem sosial dapat berlanjut.
  • Sistem sanksi yang isinya sebuah ganjaran serta hukuman didalam sistem sosial, sehingganya norma bisa terpelihara.
  • Sistem ketegangan, konflik, serta penyimpangan yang bisa mendampingi adanya suatu perbedaan kemampuan sera persepsi masyarakat.

Bentuk-Bentuk Struktur Sosial

Bentuk dari struktur sosial itu ada 2 macam yakni sebagai berikut:

Stratifikasi Sosial

yakni struktur yang ada di dalam masyarakat yang dapat memisahkan masyarakat yang menjadi suatu tingkatan-tingkatan yang tertentu. Kriteria yang dipakai seperti tingkat kekayaan, pendidikan, atau pun kekuasaan.

Menurut Cuber, stratifikasi sosial itu timbul dikarenakan perbedaan pada hak individu. Sedangkan Max Weber itu mengatakan dari stratifikasi sosial itu disebabkan dikarenakan kekuasaan, hak istimewa, serta prestis.

Macam-macam dari stratifikasi sosial yakni sebegai berikut:

  • Stratifikasi sosial tertutup, yakni stratifikasi sosial yang tak memungkinkan adanya suatu perpindahan posisi.
  • Stratifikasi sosial terbuka, yakni stratifikasi yang bisa memungkinkan adanya sebuah perpindahan itu baik naik ataupun turun, contohnya yakni seseorang buruh berubah yang menjadi seorang pengusaha yang sukses.
  • Stratifikasi sosial campuran, yakni stratifikasi sosial yang bisa muncul dikarenakan bertemu nya antara 2 stratifikasi.

Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial yakni penggolongan pada masyarakat yang didasarkan pada perbedaan yang tertentu yang biasanya itu sejajar. jenis dari diferensiasi sosial yakni sebagai berikut:

  • Ras
  • Klen
  • Suku bangsa
  • Agama
  • Jenis kelamin
  • Profesi/pekerjaan

Contoh Struktur Sosial

Beberapa contoh dari struktur sosial yang dapat dibedakan dari statusnya yakni sebagai berikut:

Ascribed Status

yakni status yang dapat diberikan pada seseorang masyarakat dan tidak melihat karakteristik ataupun bakat unik dari orang tersebut, melainkan didapat dengan otomatis melalui sebuah keturunan.

Contohnya yakni sebagai berikut: Kasta, Keturunan kerajaan.

Achieved Status

yakni status yang didapat dari seseorang dikarenakan usaha pribadi, usaha itu seperti bersekolah, menciptakan sesuatu. Status ini didapat melalui sebuah perjuangan.

Contohnya yakni sebagai berikut: guru, mahasiswa, hakim, dokter, dan lain sebagainya.

Assigned Status

yakni status yang diberikan untuk seseorang dikarenakan sudah berjasa untuk masyarakat.

Selesai sudah pembahasan kali ini semoga dibuatnya artikel ini bisa membantu kalian dan terima kasih sudah membaca dan juga berkunjung.

Baca Juga Lainnya: