Seni Rupa Terapan

Posted on

Dalam kehidupan sehari-hari, seluruh makhluk hidup selalu hidup berdampingan dengan yang namanya kesenian, terutama Seni Rupa Terapan. Dalam penerapannya pada Seni Rupa banyak orang yang mengetahui dan mengerti apa yang dimaksud dengan sebuah karya seni.

Beberapa orang berpikir bahwa karya seni hanyalah barang yang diletakkan dan ditempatkan pada tempat tertentu.

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya ada banyak perbedaan antara kedua jenis Seni Rupa ini, seperti Seni Rupa Murni, yang hanya dapat dinikmati oleh keindahannya, dan seni terapan, yang tidak hanya memiliki keindahannya, tetapi juga fungsi dan kelebihannya.

Seni Rupa Terapan
Seni Rupa Terapan

Pengertian Seni Rupa Terapan

Sebelum membahas seni terapan lainnya, pertama-tama kita berbicara tentang definisi seni. apakah yang dimaksud dengan Seni Rupa? Seni Rupa adalah cabang seni yang dapat menghasilkan sesuatu yang indah, dengan kualitas dan ekspresi yang dapat dilihat melalui indera penglihatan dan indera peraba manusia.

Oleh karena itu, dapat kita simpul kan bahwa seni rupa terapan adalah salah satu jenis kesenian yang dalam karyanya mengandung dua unsur secara bersamaan, yaitu estetika dan fungsi atau kepraktisan.

Namun, penggunaan Seni Rupa Terapan lebih mengutamakan fungsi praktis atau kegunaannya daripada fungsi estetika karya itu sendiri. Dapat dilihat bahwa penggunaan Seni Rupa Terapan sering digunakan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Karena alasan ini, seni terapan memiliki sifat praktis dan bermanfaat.

Tetapi beberapa orang memahami penggunaan sehari-hari dari kesenian ketika karya visual masih mengandung artefak yang indah.

Beberapa karya seni terapan tidak hanya memiliki nilai estetika yang dicirikan oleh bentuk dan keindahan, tetapi juga karya seni dengan fungsi praktis dalam penggunaan sehari-hari.

Fungsi Seni Rupa Terapan

Fungsi seni terapan pada umumnya dibagi menjadi dua fungsi, fungsi praktis dan fungsi estetika. Fungsi praktis mencakup semua penggunaan karya seni untuk mendukung aktivitas dalam kehidupan, sedangkan fungsi estetika hanya merujuk pada nilai keindahan karya seni. Sedangkan untuk ruang lingkup yang lebih luas, seni terapan juga memiliki beragam fungsi lainnya.

  • Sebagai Tempat Tinggal

Fungsi yang pertama adalah sebagai alat untuk kebutuhan, salah satunya yaitu rumah. Rumah dapat ditemukan pada arsitektur yang mengandung Seni.

Beberapa rumah tradisional di nusantara dapat membuktikan bahwa rumah tersebut di masa lalu digunakan sebagai tempat berteduh oleh nenek moyang kita, tidak hanya terhubung dengan bangunan semata. Nuansa estetika tetap terjaga, sehingga kenyamanan hidup tetap terjaga.

Seni modern dalam arsitektur saat ini tidak berbeda. Banyak para arsitek telah merancang bangunan kokoh tanpa mengabaikan nilai artistik bangunan yang mereka bangun.

  • Kebutuhan Sandang

Jangan lupa bahwa sandang atau yang disebut dengan pakaian juga merupakan kebutuhan dasar manusia. sandang atau pakaian yang dirancang oleh para desainer selalu memiliki prioritas elemen Seni Rupa, sehingga pemakai pakaian yang mereka hasilkan dapat terlihat lebih menarik.

Ini juga berlaku untuk seni terapan nusantara, di mana terdapat pakaian tradisional yang sangat unik dan menarik bagi mata.

  • Kebutuhan Rasa Aman

Jangan lupa bahwa sandang atau yang disebut dengan pakaian juga merupakan kebutuhan dasar manusia. sandang atau pakaian yang dirancang oleh para desainer selalu memiliki prioritas elemen Seni Rupa, sehingga pemakai pakaian yang mereka hasilkan dapat terlihat lebih menarik. Ini juga berlaku untuk seni terapan nusantara, di mana terdapat pakaian tradisional yang sangat unik dan menarik bagi mata.

  • Kebutuhan Pangan

Keberadaan berbagai furnitur yang baik dalam bentuk periuk, batu atau kerajinan logam juga merupakan bukti bagaimana seni telah mengakar dalam kehidupan manusia. Tanpa alat ini, pengolahan makanan pasti akan lebih sulit.

  • Kenyamanan Transportasi

Fungsi berikutnya juga terkait dengan mobilitas penduduk dalam bertransportasi. Kendaraan tradisional atau alat transportasi membuktikan betapa pentingnya seni terapan bagi kehidupan manusia.

  • Kenyamanan Beribadah

Kaligrafi, tempat beribadah, patung, hiasan di atas sajadah adalah beberapa karya seni yang sangat membantu dalam proses ibadah. Ibadah bisa lebih baik ketika Seni Rupa Terapan memasuki pada urusan agama.

  • Sarana Realisasi Diri

Dan yang terakhir adalah sarana realisasi diri. Fungsi ini pun memenuhi kebutuhan tertinggi seluruh manusia, di mana mereka biasanya ingin pengakuan dari masyarakat. Perhiasan dan Asesoris Asesoris yang merupakan sarana kelengkapan penampilan adalah karya seni hebat yang tidak boleh dilupakan.

Jenis Seni Rupa Terapan

Terdapat beberapa jenis jenis kesenian yang memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. berikut ini adalah jenis macam macam seni rupa terapan yang berada di sekitar kita.

1. Arsitektur

Arsitektur
Arsitektur

Arsitektur atau bangunan adalah sejenis kesenian dalam bentuk bangunan. Contohnya seperti apartemen, tempat ibadah, kantor dan bangunan lainnya.

2. Dekorasi

Dekorasi
Dekorasi

Seni dekorasi adalah jenis seni terapan yang tugasnya membuat ruangan menjadi lebih indah. Seni dekorasi ini biasanya ditemukan di pameran, pernikahan, dan acara lainnya.

3. Ilustrasi

Seni ilustrasi adalah sebuah karya dalam bentuk gambar atau foto yang fungsinya untuk menjelaskan skenario. Karya bergambar ini sering digunakan dalam buku pelajaran sekolah dasar. Dengan foto atau ilustrasi, pembaca lebih mudah memahami isi cerita atau tulisan.

4. Seni Kerajinan

Seni Kerajinan sering disebut sebagai seni pekerjaan tangan, yang memiliki fungsi mengolah bahan baku yang mudah ditemukan di lingkungan. Sebagai aturan, bahan baku ini diolah menjadi benda yang memiliki nilai estetika dan nilai guna.

Contoh Seni Rupa Terapan

Mari kita simak berbagai macam contoh Seni Rupa Terapan yang terdapat di sekitar kita.

Anyaman

Anyaman
Anyaman
Anyaman

Contoh Seni Rupa Terapan yang pertama adalah Anyaman. Ternyata kain ini memiliki sejumlah serat yang bisa membentuk benda. Anyaman biasanya menggunakan serat tanaman. Namun, sejak perkembangan era anyaman, serat plastik juga telah diproduksi. Contoh tikar yang termasuk dalam seni terapan adalah keranjang, kursi yang terbuat dari rotan dan lainnya.

Kerajinan Kulit

 Kerajinan Kulit
Kerajinan Kulit
Kerajinan Kulit

Ini adalah karya seni dalam bentuk kerajinan kulit yang sangat umum di Indonesia. Banyak sekali produk-produk yang terbuat dari kulit. Dimulai dengan ikat pinggang, jaket, sepatu, topi dan lainnya. Pengrajin kulit di Indonesia tersebar di beberapa kota, terutama di Magetan, Jawa Timur, yang terkenal dengan kerajinan kulitnya.

Ukiran Kayu

Ukiran Kayu
Ukiran Kayu
Ukiran Kayu

Ukiran kayu juga merupakan salah satu karya seni terapan yang tertanam di masyarakat, khususnya Melayu. Ukiran kayu paling terkenal di Indonesia adalah Jepara.

Batik

Batik
Batik
Batik

Batik juga merupakan salah satu karya seni terapan paling populer di Indonesia. Batik digambar dengan hati-hati dengan menuliskannya di atas kain. Batik mudah ditemukan di Indonesia dalam setiap gaya dan desain. Namun batik yang paling dikenal adalah batik solo.

Berbagai pameran dan pertunjukan telah diadakan di dalam dan di luar negeri, dengan pemasaran batik yang dikenal sebagai karya seni telah banyak digunakan oleh tokoh-tokoh masyarakat terkemuka di negara ini.

Keramik

Keramik
Keramik
Keramik

Keramik juga menjadi sebuah karya seni dalam Seni Rupa Terapan, karena memiliki fungsi untuk memperindah tempat. Keramik juga merupakan hasil dari pembakaran tanah liat yang dilakukan secara manual atau menggunakan teknologi. Contoh keramik ini adalah keramik, porselen, ubin, gelas dan lainnya.

Logam

Kerajinan Logam
Kerajinan Logam
logam

Seni Rupa Terapan yang terbuat dari logam selalu sangat populer di Indonesia. Terlihat dari banyaknya peninggalan bersejarah berupa benda-benda logam. Saat ini ada banyak pengrajin logam. Misalnya, di Yogyakarta, tepatnya di Kota gede, ada banyak pengrajin perak. Berbagai jenis benda perak, dari perhiasan hingga pakaian hingga perabot rumah tangga atau dekorasi kamar. Selain perak, tembaga dan kuningan juga logam yang biasa digunakan sebagai Seni Rupa Terapan.

Ukiran Batu

Ukiran Batu
Ukiran Batu
Ukiran Batu

Karya Seni Rupa Terapan dari ukiran batu sangat banyak. Nah, ukiran batu ini biasanya digunakan sebagai objek yang hanya digunakan sekali dan tidak bisa digerakkan, karena beratnya memang cukup berat. Misalnya, candi Borobudur, dekorasi rumah, hiasan dinding dan lainnya.

Demikian pengertian, fungsi, jenis, serta contoh seni rupa terapan yang mudah dipahami dan berada di sekitar kita. terima kasih semoga penjelasan di atas dapat menambah pengetahuan kita.

Baca Juga :

Related posts: