Revolusi Rusia

Posted on

Revolusi Rusia – Halo sobat pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang Revolusi Rusia. Dari pada penasaran yuk langsung simak penjelasannya.

sejarah revolusi rusia

Sobat, siapa yang sangat senang untuk membaca cerita tentang sejarah? Adakah yang sudah membaca cerita tentang Anastasia? Tahukah kalian, cerita Anastasia yang berkaitan erat atas peristiwa terjadinya Revolusi Rusia, loh! Kalian pasti semakin penasaran bukan ingin tahu bagaimana tentang Revolusi Rusia, bukan? Yuk, langsung kita mulai belajar dari seri revolusi dunia ketiga, yakniRevolusi Rusia! 

Latar belakang Terjadinya Revolusi Rusia

Pada dasarnya terjadinya Revolusi Rusia ini terjadi akibat dari sikap Tsar Nicholas II yang begitu otoriter. Tindakan itu melahirkan sebuah persatuan dari kaum buruh, petani, dan juga tentara Rusia. Munculnya dari Partai Sosial Demokrat atau singkatannya PSD turut juga mempengaruhi jalannya revolusi ini. PSD merupakan partai yang didirikan George Plekhanov ditahun 1898, tapi pada tahun 1903 PSD sudah terbagi menjadi 2 aliran, yakni Menshevik atau sosial demokrat ataupun sosialis yang pada saat itu dipimpin oleh seorang George Plekhanov dan juga Alexander Karensky sedangkan aliran Bolshevik atau radikal revolusioner ataupun komunis yang dipimpin oleh seorang yang bernama Vladimir Ilyich Ulyanov atau Lenin, Leon Trotsky, dan juga Joseph Vissarionovic atau Stalin.

revolusi rusia pdf

Ketidakpuasan kepada kepemimpinan Tsar Nicholas II

Salah satu dari pemicu ketidakpuasan rakyat kepada kepemimpinan dari Tsar Nicholas II merupakan peristiwa Minggu Berdarah atau pun Bloody Sunday tahun 1905. Peristiwa ini dikarenakan adanya sebuah aksi protes oleh rakyat yang pada saat itu meminta keadilan pada Tsar Nicholas II disebabkan mereka itu diperlakukan tidak sangat adil. Aksi ini menewaskan 1000 orang dikarenakan terjadi sebuah baku tembak diantara aparat keamanan dan juga para demonstran. Bloody Sunday tahun 1905 juga adalah sebuah pemicu dari Revolusi Rusia yang sudah terjadi dibulan Februari tahun 1917. 

Muncul sekelompok penentang dari Tsar Nicholas II

Dari akibat atas perlakuan Tsar Nicholas II yang sangat otoriter, muncul lah beberapa kelompok yang juga mendeklarasikan diri untuk penentang Tsar Nicholas II. Kelompok apa saja, ya yang menentang? Yuk, langsung cek penjelasannya pada gambar dibawah ini! 

  • Kelompok Liberal atau yang bisa juga disebut Kadet atau kepanjangannya Konstitusional Demokrat. Kelompok ini mau Rusia itu menjadi sebuah kerajaan yang mempunyai undang-undang.
  • Kelompok sosial yang mau mempunyai sistem pemerintahan yang modern dan juga mau mempunyai susunan masyarakat yang sosialis

Kekalahan Rusia Pada Perang Dunia I

Kalahnya Rusia dalam Perang Dunia kesatu itu menyebabkan perekonomian diRusia itu memburuk. Rusia itu dilanda kelaparan yang hebat dikarenakan minimnya persediaan dari bahan makanan. Akibatnya itu, rakyat semakin tidak yakin dengan kepemimpinan dari Tsar Nicholas II.

Terjadinya Sebuah kesenjangan sosial

Selain dilanda sebuah kelaparan, salah satu dari faktor yang semakin dapat memicu terjadinya sebuah Revolusi Rusia merupakan adanya sebuah kesenjangan sosial diantara kaum bangsawan dengan rakyat. Gaya hidup bangsawan yang terlalu mewah dibanding terbalik dengan kehidupan rakyatnya yang pada saat itu sangat kekurangan. 

Proses Revolusi Rusia

bagaimana revolusi rusia pada bulan februari 1917

Tahukah kalian, ternyata sebuah Revolusi Rusia itu terjadi pada dua fase, yakni pada bulan Februari tahun 1917 dan juga Oktober tahun 1917. Apa yang saja membedakan dari kedua fase itu, ya? Yuk, mari kalian simak satu persatu penjelesannya!

Revolusi Pada Februari 1917

Revolusi pertama itu terjadi pada tanggal 23 sampai 27 Februari tahun 1917. Revolusi ini terjadi dikarenakan Tsar Nicholas II itu menindak tegas atas aksi protes yang sudah dilakukan pada rakyat Rusia didaerah St. Petersburg. Dan mengakibat, golongan menengah dan juga kaum proletar Bolshevik itu bersatu untuk melawan kekejaman dari Tsar Nicholas II. Revolusi ini berhasil dengan keputusan yakni turunnya Tsar Nicholas II dari kursi kepemerintahan. Setelah itu pula, dibentuklah sebuah Pemerintahan untuk sementara dengan dibentuknya sebuah pemerintahan liberal. Pemimpin Pemerintahan Sementara itu yakni Alexander Karensky.

Revolusi Pada Oktober 1917

Revolusi yang kedua yang terjadi di bulan Oktober 1917 dan disebut pula sebagai Revolusi Bolshevik. Revolusi ini disebabkan karena adanya sebuah protes dari sekelompok orang sosialis radikal. Kelompok itu beranggapan bahwa kepemerintahan Alexander Karensky ini dinilai lambat dala, mewujudkan cita-cita dari rakyat Rusia.

Partai Bolshevik itu dibawah kepemimpinan yakni Vladimir Ilyich Ulyanov atau Lenin yang berhasil meruntuhkan masa kepemimpinan Alexander Karensky. Revolusi ini merupakan awal masuknya kaum komunis dinegara Rusia dan pada tanggal 30 Agustus 1922, Lenin ini membentuk negara Uni Soviet yang meliputi sebuah Republik Sosialis Federasi negara Soviet Rusia, dan lain-lain.

Pemerintahan Lenin lalu digantikan dengan Joseph Vissarionovic atau Stalin yang sudah melakukan sebuah kebijakan politik yakni tirai besi. Di masa kepemerintahan Stalin banyak sekali negara-negara di Eropa bagian Timur bergabung kepada Uni Soviet, dan menyebabkan Uni Soviet sudah menjadi sebuah negara komunis terbesar yang ada didunia ditahun 1922 sampai 1991.

Pengaruh Revolusi Rusia Untuk Masa Kini

Revolusi Rusia itu melahirkan sebuah paham komunis yang tersebar dinegara-negara lain, contohnya Cina dan juga Vietnam. Di Indonesia, paham komunis sudah pernah masuk dan berdirinya sebuah partai komunis. Paham komunis ini diperkenalkan oleh seorang Belanda yang bernama Henk Sneevliet yang sudah lama tinggal dinegara Rusia.

Ditahun 1914, Hank Sneevliet itu mendirikan ISDV. Melalui organisasi itu, dia mengembangkan sebuah paham komunis terutama pada kalangan buruh. Lalu beberapa tokoh dari Sarekat Islam di cabang Semarang, antara lain yakni Semaun dan juga Darsono itu terpengaruh denga paham tersebut. ISDV sudah mengubah namanya yakni Partai Komunis Hindia. Nama ini lalu berubah lagi menjadi nama Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Demikian lah pembahasan kali ini tentang Revolusi Rusia semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian dan terima kasih telah membaca dan berkunjung.

Baca Juga Lainnya:

Related posts: