Revolusi Prancis

Posted on

Revolusi Prancis – Halo sobat pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang Revolusi Pancis. Dari pada penasaran yuk langsung simak penjelasannya.

Revolusi Prancis adalah sebuah tragedi yang penting di dunia dan juga sejarah dunia. Yakni peristiwa besar yang dapat berpengaruh pada studi ilmu pengetahuan tentang hubungan internasional yakni Revolusi Prancis.

makalah revolusi perancis

Pada pertengahan 1700an sampai pada awal tahun 1800 Revolusi Prancis sudah mengubah tentang sejarah Prancis. Sampai di sekarang termasuk yakni sistem pemerintahan yang Monarki absolut yang disaat itu tersiar pada seluruh Eropa.

Pada saat Revolusi Prancis bukan hanya melibatkan negara Prancis saja. Tapi juga melibatkan negara Eropa yang pada saat itu sangat rentan dengan terkena sebuah efek domino.

Sebelum Revolusi Prancis

Sebelum raja yang bernama Louis XVI itu naik tahta pada pemerintah Perancis, Atmosfir sosial di Perancis sudah memanas.

Rakyat sadar dengan kemiringan dari sistem pemerintahan yang monarki absolut, krisis keuangan, dan berupa negara yang hampir saja bangkrut. Disebabkan pengeluaran dari negara itu lebih besar dari pada pendapatan negara dan memulai menimbulkan sebuah pemberontakan secara satu-persatu.

Penyebab utama krisis itu yakni terlibatnya negara Perancis pada perang Tujuh tahun dan juga perang revolusi di Amerika. Disaat itu pemerintahan Raja Louis XVI yang menteri keuangannya itu dijabat oleh Turgot.

penyebab revolusi perancis

Lalu dipecat dibulan Mei 1776 di sebabkan gagal melaksanakan tugas membebaskan prancis dari krisis keuangan di saat itu.

Setahun setelah dari kejadian itu. Jacques Necker yang pada saat itu bernotabene yakni seorang dari kebangsaan asing yang saat itu tunjuk dan dijadikan Bendahara Negara secara tidak resmi dikarenakan dirinnya adalah seorang protestan.

Jacques Necker sadar betul pasti banyak sekali ketidakadilan dalam sistem pajak yang sangat cenderung bersifat regresif. Jacques Necker mendapatkan sebuah bukti di lapangan.

Bahwa kaum dari kasta bangsawan dan pendeta diberikan sebuah keringanan dan juga pengecualian pada hal pembayaran pajak.

Sementara yang rakyat miskin itu dikenakan pajak lebih tinggi. Dikarenakan hal itu menyebabkan sebuah pertentangan sosial yang secara internal. Ketidak mampuan rakyat miskin membayar pajak yang begitu tinggi yang jelas menimbulkan sebuah pertentangan.

Dikirimkannyalah sebuah mengsusulkan ketidak adilan itu harus segera di musnahkan. Dengan memakai hak sitimewa dari kaum bangsawan dan juga pendeta serta pula para pejabat dalam hal pajak.

Tapi tidak sedikit juga yang menentang usulan dari Necker, terutama dari pejabat Perancis. Posisi Necker yang secara terus menerus itu melemah dan memaksanya haruslah turun.

Perancis itu menunjuk bendahara baru yang bernama Charles Axandre de Colonne. Tapi Colonne pula mendapatkan pertentangan dari para pejabat Perancis.

Lalu pertama kalinya ditahun 1614, Raja louis XVI itu memanggil Etats -Generaux pada tahun 1789. Etats Generaux lalu membagi atas 3 golongan. yakni pendeta yakni sebagai Etat yang pertama, Kaum Bangsawan sebagai etat yang kedua, dan rakyat biasa itu sebagai Etat yang Ketiga.

Tapi Etat yang ketiga yang berisikan dari rakyat miskin itu bersitegang dengan Etat yang pertama yang merupakan sebuah kaum pendeta.

Penyebab Dari Revolusi Perancis

Penyebab terjadinya dari revolusi Prancis itu yang terutama dikarenakan sebuah kebencian rakyat kepada pemerintah umum disaat terjadi dikala itu.

Persepektif seorang Marxis yang menurut dari sejarawan. Adanya sebuah konflik di antara kelas bangsawan dan juga rakyat biasa menjadikan salah satu dari penyebabnya.

Ketidak adilan dikelas itu menyebabkan sebuah kebencia rakyat. Yang pada saat itu menimbulkan sebuah kebencian rakyat biasa kepada pemerintah yang begitu cenderung untuk merangkul kaum bangsawan pada praktek sosial.

proses terjadinya revolusi perancis

Selain itu juga, bentuk dan juga sitem perekoniam yang begitu timpang di negara Perancis dikala itu yang memperburuk keadaan, krisis keuangan tidak bisa di cegah.

Krisis keuangan sebagai pendorong seperti ketidak mampuan dari rakyat biasa untuk membayar pajak yang sangat tinggi. Lebih tinggi bandingkan dari kaum pendeta dan kaum bangsawan

Dan besarnya sebuah keinginan untuk mewujudkan sebuah kesetaraan sosial, politik, ekonomi, dan juga republikanisme.
Disisi lain rakyat pula sangat membenci kepada keborosan dari Ratu Marie Antoinette yang pada saat itu dianggap yaitu mata-mata dari Austria.

Pemecatan Jacques Necker dari jabatanya yang pada saat itu sebuah bendahara keuangan raja yang pada saat itu anggap kejahatan dari rakyat Perancis. Dikarenakan Jacques Necker itu dianggap sebagai wakil rakyat dikerajaan.

Proses Terjadinya revolusi Prancis

jalannya revolusi perancis

Latar belakang terjadinnya Revolusi Prancis itu sangat jelas bahwa dari kepala pemerintahan yang pada saat itu memegang kekuasaan. Rajalah yang di tuntut untuk bisa mengatasi dari masalah tersebut.

Pada akhirnya ditanggal 22 Januari 1793 Raja Louis XVI dan istrinya itu di jatuhi hukuman mati menggunakan cara dipancung oleh seorang yang bernama Quillotine.

Perancis itu mengalami beberapa jenis dari pemerintahan setelah raja Lous XVI dan juga istrinya dijatuhi sebuah hukuman mati seperti berikut:

Pemerintahan Yang Monarki konstitusional, Tahun 1789 sampai 1793

Huru-hara yang pada saat itu terjadi dipuncak letusan Revolusi Perancis ditanggal 14 Juli 1789. Menjadi langkah awal dari mengambil sebuah pemerintahan dari Revolusi Perancis. Yakni dengan membentuk sebuah Pasukan Keamanan Nasional yang pada saat itu dipimpin oleh seroang jenderal yang bernama Lafayette.

Dengan kekuasaan itu Jenderal Lafayette membentuk sebuah Majelis Konstituante untuk mengahapus sebuah hak istimewa raja, pemimpin dari gereja, dan para bangsawan.

Lalu lahirlah sebuah semboyan baru berasal dari rakyat yang pada saat itu di kumandangkan oleh j.j Rousseau, yaitu “Liberte, egalite dan juga Fraternite”.

Dewan Undang-undang yang pada saat itu terdiri dari partai Feullant dan juga pro kepada pemerintahan raja yang absolut.

Sedangkan partai Jacobin yang pada saat itu berkehendak untuk membentuk sebuah negara republik. Tapi meninggalnya raja Louis XVI pada akhirnya negara Perancis itu memakai pemerintahan republik.

Konferensi Nasional atau Pemerintahan Teror, Tahun 1793 sampai 1794

Setelah memakai sistem pemerintahan republik, lalu memakai sistem pemerintahan yakni teror. Tapi disaat ini pemerintah yang cenderung bersikap radikal, keras dan juga tegas demi untuk menyelamatkan negara.

Di bawah kepimimpinan Robespierre, dia berasal dari kelompok yakni Montagne, orang yang sangat kontra dengan Revolusi maka itu dianggap musuh oleh negara Perancis.

Oleh karena itu berkisar kurun waktu 1 tahun saja sudah 2.500 orang di Perancis yang sudah dieksekusi mati. Termasuk dari permaisuri Louis XVI yakni Marie Antoinette.

Pemerintahan Direktorat atau Direktori, Tahun 1795 sampai 1799

Sesuai dengan namanya, dimasa pemerintahan Direktori ini. Pemerintahan yang pada saat itu di pimpin olehseorang direktur terbaik yakni yang terdiri dengan lima orang warga yang terbaik.

Dan masing-masing dari Direktur ini memiliki wewenang untuk mengatur sebuah masalah politiksosial, Ekonomi, keagamaan dan juga petahanan-pertahan.

Direktori ini tak dilakukan dengan demokratis, karena untuk suatu hak pilihnya itu hanya diberikan pada pria dewasa saja yang sudah membayar pajak.

Oleh karena itulah penduduk miskin tidak berpartisipasi dikarenakan tidak membayar pajak dan juga tidak mempunyai hak suara.

Tentu saja rakyat tidak percaya, karena seringnya terjadi korupsi yang dilakukan oleh nasional Perancis menjadi rusak.

Pemerintahan Konsulat, tahun 1799 sampai 1804

Pada pemerintahan konsulat itu dibagi menjadi 3 bagian. Yakni Napoleon Konsulat I, Cambaseres yang menjadi sebuah konsulat II, dan juga Lebrun menjadi sebuah konsulat ke III.

Tapi disaat perjalanan daari pemerintahan ini. Napolean juga memerintah negara sendiri. Dimana disaat kepemimpinannya yakni Konsulat Napoleon, Perancis itu dapat meraih dari puncak kejayaannya.

Masa Pemerintahan Kaisar, Tahun 1804 sampai 1815

Didalam keberhasilan sang Napoleon memimpin, sistem dari pemerintahan dirubah kaisar yang sifatnya itu absolut. Tapi pemerintahan tidak sangat disukai rakyat.

Karena Napoleon memiliki suatu keiginan mengubah kembali dari kekuasaan raja dengan memakai sistem turun-temurun dan menguasai seluruh dari daratan Eropa.

hal itu ditandai oleh memilih saudara-saudaranya yang menjadi seorang wakil negara pada suatu wilayah yang di taklukanya. Pemerintahan ini pula disebut dengan nama pemerintahan Nepotisme

Pemerintahan dari kekaisaran berakhir Napoleon itu ditangkap ditahun 1814 pada saat kalah dari negara-negara yang koalisi dan juga dibuang dari pulau Elba.

Karena dari kecerdikan Napoleon, dirinya itu bisa kabur dan juga memimpin kembali dari pasukan Perancis untuk melawan dari tentara koalisi pada jangka waktu 100 hari.

Tapi karena kekuatan militer yang sangat tidak seimbang, akhirnya Napoleon itu kalah pada pertempuran di daerah Waterloo ditahun 1915. Napoleon itu dibuang ke pulau terpencil di daerah Pasifik pada bagian selatan, St. Helena dan juga berakhir meninggal ditahun 1821.

Pemerintahan Reaksioner

Setelah kekalahan dari Napoleon dan juga ditangkap ditahun 1814 dengan negara yang koalisi dan juga dibuang kedaerah pulau terpencil.

Lalu sistem pemerintahan negara Perancis di gantikan dengan sistem pemerintahan yang Reaksioner, dimana rakyat itu memberikan kesempatan dari keturunan raja Louis XVIII. Untuk bisa menjadi raja kembali dan juga memimpin Prancis pada waktu (1815 sampai 1842)

Dampak Dari revolusi Perancis

Bidang Politik

Pada bidang politik itu ada beberapa akibat Revolusi Perancis yakni sebagai berikut:

  • Paham demokrasi yang modern yang pada saat itu muncul lebih nyata
  • Lebih berkembangnya sebuah sikap Nasionalisme
  • Sistem pemerintahan yang republik, menjadi sebuah sistem pemerintahan yang baru pada dunia pemerintahan

Bidang ekonomi

  • Petani memiliki hak yang didalam kepemilikian dari tanah dan juga lahan pertanian
  • Sistem Feodalisme yang di hapus serta dan juga penguasa tanah
  • Terjadinya sebuah industrialisasi

Bidang Sosial

  • Dihapusnya monopoli pada bidang pendidikan yang di lakukan dari para kaum bangsawan. Dan terjadilah sebuah pemerataan dari segi pendidikan, yakni setiap golongan dari masyarakat itu memperoleh pendidikan dikarenakan Feodalisme yang sudah di hapuskan.
  • Tatanan sosial yang baru saja terbentuk

Demikian lah pembahasan kali ini tentang Revolusi Prancis semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian dan terima kasih telah membaca dan berkunjung.

Baca Juga Lainnya: