Perbedaan Hukum Perdata dan Hukum Pidana

Posted on

Perbedaan Hukum Perdata dan Hukum Pidana – Halo sobat sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.com yang dimana pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang pelajaran PKN nih sobat tentang Perbedaan Hukum Perdata dan Hukum Pidana mau tau lebih lengkap marilah simak penjelasannya dibawah ini.

Perbedaan Hukum Perdata dan Hukum Pidana

Pada dasarnya dinegara Indonesia tidak hanya ada hukum perdata dan hukum pidana saja.

Tapi dikarenakan kedua hukum ini sangat berkaitan sekali dengan masyarakat, maka keduanya hukum ini banyak dikenal. Perbedaan dari hukum perdata dan juga hukum pidana sebenarnya apa ya?

Perbedaan dari kedua cukup banyak. Kalian diharuskan agar mengerti dan juga memahami kedua hukum ini. Simak dan pahami artikel ini sampai akhir agar kalian lebih mengerti dan juga memahaminya.

Pengertian Hukum perdata dan Hukum Pidana

Hukum Perdata

Hukum perdata merupakan serangkaian hukum yang mengatur soal hubungan diantara individu satu dan individu yang lainnya.

Hukum perdata itu berisi aturan dan mengatur hubungan diantara masyarakat dan menitik beratkan pada kepentingan perseorangan.

Hukum perdata itu ditafsirkan dengan autentik, artinya merupakan hukum ini hanya bisa ditafsirkan dengan satu artian menurut kata yang ada didalam undang – undang. Hukum perdata itu dijatuhkan oleh pengadilan dan tidak adanya gugatan.

Hukum perdata dibagi menjadi 5 golongan hukum, yakni sebagai berikut:

1. Hukum Keluarga

Hukum keluarga merupakan seluruh hukum yang mengatur soal ketentuan dan juga aturan–aturan yang mengenai suatu hubungan hukum dan bersangkutan dengan urusan keluarga sedarah dan juga keluarga yang sudah terikat oleh perkawinan.

2. Hukum Waris

Hukum waris merupakan hukum yang sudah mengatur soal peninggalan harta seorang yang sudah tiada ataupun meninggal dunia dan diberikan pada ahli waris ataupun yang berhak, contohnya saja keluarga.

3. Hukum Benda

Berdasarkan dengan Pasal 504 UU Hukum Perdata atau KUHPer, benda itu dibedakan menjadi dua yakni sebagai berikut:

  1. Benda yang bergerak contohnya mobil dan juga motor yang diatur pada Pasal 509 sampai Pasal 518 KUHPer.
  2. Benda yang tidak bergerak contohnya rumah itu diatur didalam Pasal 506 sampai Pasal 508 KUHPer.

4. Hukum Harta Kekayaan

Hukum harta kekayaan merupakan hukum yang mengatur soal hak dan juga kewajiban manusia yang nilainya yakni uang.

5. Hukum Perikatan

Hukum perikatan merupakan hubungan hukum diantara dua orang ataupun lebih didalam pembagian sebuah harta kekayaan yang dimana pihak yang satu memiliki hak dan juga pihak kedua memiliki kewajiban dan juga kecerdasan.

Hukum Pidana

Hukum pidana merupakan serangkaian kaidah hukum yang tertulis yang mengatur soal perbuatan–perbuatan yang sangat tidak boleh dipakai ataupun dilarang, dengan adanya suatu ancaman sanksi itu.

Hukum pidana itu berisi soal hak–hak dan juga kepentingan individu didalam masyarakat. Hukum pidana bisa ditafsirkan dan berbagai macam soal penafsiran dari hukum perdata. Hukum pidana itu dijatuhkan sesudah adanya suatu gugatan.

Didalam hukum pidana itu dikenal dengan 2 jenis perbuatan, yakni sebagai berikut:

1. Kejahatan

Kejahatan merupakan perbuatan yang sangat dilarang oleh peraturan perundang–undangan dan juga sangat bertentangan dengan nilai agama, nilai moral dan juga rasa keadilan kepada masyarakat.

Pelaku yang telah melakukan suatu kejahatan pasti mendapatkan hukuman ataupun sanksi berupa suatu pemidanaan. Contohnya pembunuhan, pemerkosaan, pencurian, dan kejahatan lain sebagainya.

2. Pelanggaran

Pelanggaran merupakan perbuatan yang dilarang oleh peraturan perundang–undangan. Tapi tidak memberikan sebuah efek yang tidak akan berpengaruh secara langsung pada orang lain.

Contohnya tidak memakai sabuk pengaman pada saat mengendarai mobil dan juga tidak memakai helm pada sat mengendarai motor, dan masih banyak lagi pelanggaran yang lainnya.

Perbedaan Hukum Perdata dan Hukum Pidana

Untuk lebih mudah kalian memahaminya kami sudah merangkumnya menjadi sebuah tabel. Mari simak tabel yang ada dibawah ini.

PembedaHukum PerdataHukum Pidana
Pengertian Hukum perdata merupakan serangkaian hukum yang mengatur soal hubungan diantara individu satu dan individu yang lainnya. Hukum pidana merupakan serangkaian suatu kaidah hukum yang tertulis yang mengatur soal perbuatan yang tak boleh dilaksana-kan ataupun dilarang, dengan adanya suatu ancaman sanksi yang tertentu.
Penafsiran Hukum perdata itu ditafsirkan secara autentik, yang artinya merupakan hukum ini hanya bisa ditafsirkan dengan satu yang artinya menurut kata yang ada didalam undang–undang.
Hukum pidana bisa ditafsirkan dengan berbagai macam dari tafsiran hukum perdata.
Isi Hukum perdata itu berisi aturan yang mengatur hubungan diantara masyarakat dan menitik beratkan pada kepentingan perorangan. Hukum pidana itu berisi soal hak–hak dan juga kepentingan individu didalam masyarakat.
Pelaksanaan Hukum perdata itu dijatuhkan oleh pengadilan dan tanpa adanya sebuah gugatan. Hukum pidana itu dijatuhkan sesudah adanya sebuah gugatan.
Contoh Kasus

Pencurian, pemerkosaan, korupsi, penyelewengan dana pajak, dan juga narkoba, dan ada banyak lagi contoh lainnya. Sengketa lahan, pencemaran sebuah nama baik, perceraian, perebutan sebuah hak asuh anak, dan juga hak paten, dan masih banyak lagi.

Demikian lah pembahasan kali ini semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian dan terima kasih telah membaca dan berkunjung.

Baca Juga Lainnya:

Related posts: