Pengertian Demokrasi Pancasila

Posted on

Pengertian Demokrasi Pancasila – Halo sobat pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang Pengertian Demokrasi Pancasila. Dari pada penasaran yuk langsung simak penjelasannya.

Pengertian Demokrasi Pancasila

Pengertian Demokrasi Pancasila

Indonesia adalah sebuah negara yang menerapkan suatu sistem demokrasi pancasila pada sistem pemerintahannya. Hal ini sangat berbeda dengan demokrasi yang ada negara barat dan juga Amerika yang sedikit cenderung menerapkan suatu sistem demokrasi liberal. Ada beberapa pendapat soal pengertian demokrasi pancasila ini, diantaranya yakni sebagai berikut:

a. Menurut Prof. Dr. Notonagoro

Demokrasi Pancasila merupakan sebuah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan, perwakilan, dan Berketuhanan Yang Maha Esa, yang juga berkeperikemanusiaan yang adil dan juga beradab, yang mempersatukan negara Indonesia yang mempunyai keperibadian sosial untuk seluruh rakyat Indonesia.

b. Menurut Prof. Dardji Darmodiharjo

Demokrasi Pancasila adalah sebuah paham demokrasi yang bersumber dari suatu kepribadian dan juga falsafah hidup Bangsa Indonesia, yang dimana perwujudannya seperti ini tertuang pada pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Pengertian dari demokrasi pancasila itu sendiri, bisa kita bedakan menjadi 2macam aspek, yaitu sebagai berikut:

a. Aspek Material

Demokrasi pancasila haruslah dijiwai dan juga diintegrasikan oleh sebuah sila-sila yang lainnya sampai tidak hanya yang mencakup demokrasi politik saja tapi juga demokrasi ekonomi dan sosial.

b. Aspek formal

Demokrasi pancasila adalah sebuah cara pengambilan sebuah keputusan yang dicerminkan pada sila keempat pancasila.

Ciri-Ciri Demokrasi Pancasila

makalah demokrasi pancasila

Demokrasi Pancasila mem[unyai ciri khasnya sendiri yang bisa membedakannya dengan demokrasi yang dipakai oleh negara lain. Ciri-cirinya yakni sebagai berikut.

  • Demokrasi Pancasila itu berazaskan yaitu BerkeTuhanan Yang Maha Esa.
  • Mempunyai prinsip kekeluargaan dan juga semangat gotong-royong.
  • Melidungi ham meskipun sebuah golongan berada pada minoritas.
  • Selalu mengedepankan sebuah musyawarah dan juga mufakat.
  • Demokrasi Pancasila pada pelaksanaannya haruslah berlandaskan hukum.
  • Rakyat adalah sebuah subjek demokrasi yang harus ikut serta pada menentukan sebuah nasib bangsa Indonesia itu sendiri.
  • Mengakui hak sosial seluruh warga negara.
  • Demokrasi yang berlandaskan perwakilan.
  • Tidak mengenal adanya sebuah oposisi dikarenakan semuanya itu dijalankan secara musyawarah dan juga mufakat.
  • Tidak mengenal suatu kediktatoran dari kaum mayoritas.

10 Pilar Demokrasi Menurut Seorang Amien Rais

ciri ciri demokrasi pancasila

10 pilar demokrasi yakni sebagai berikut:

Adanya partisipasi dari rakyat pada pengambilan keputusan

Didalam sistem demokrasi, perwakilan rakyat utnuk mengambil keputusan itu diwakilkan oleh wakil-wakil rakyat. Oleh karena itulah diperlukan sebuah pemilihan umum secara LUBERJURDIL agar diperoleh seorang wakil rakyat yang menjadi sebuah representatif bagi rakyatnya.

Adanya persamaan sebuah kedudukan di hadapan umum

Hukum yang berlaku sama pada setiap warga negara baik itu dari sebuah kalangan pejabat, rakyat biasa ataupun perangkat sebuah penegak hukum itu sendiri. Walaupun setiap orang mempunyai strata yang berbeda-beda, tapi tetap saja diperlakukan sama di hadapan hukum yang berlaku.

Pendistribusian pendapatan yang adil

Suatu sistem demokrasi harus mempunyai keadilan ekonomi yang diwujudkan pada pembagian pendapatan yang adil.

Adanya persamaan untuk memperoleh pendidikan

Penyelenggara negara haruslah menyediakan sebuah fasilitas dan juga kesempatan yang sama untuk setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan. Hal ini disebabkan pendidikan adalah salah satu faktor penting dalam mewujudkan kemajuan sebuah bangsa.

Adanya kebebasan

Kebebasan adalah hal yang begitu penting dalam menunjukkan suatu derajat demokrasi dikarenakan hal terpenting pada hak asasi manusia. Kebebasan yang diberikan itu meliputi sebuah kebebasan berpendapat, kebebasan beragama, kebebasan pers dan juga kebebasan berkumpul. Tapi kebebasan ini masih pada koridor yang sesuai dengan peraturan yang berlaku, dengan kata lain yakni tidak adanya kebebasan mutlak.

Adanya keterbukaan suatu informasi

Informasi terbuka haruslah disediakan untuk rakyat agar dapat mengetahui kualitas wakil rakyatnya, jadi adanya sebuah transparasi publik. Transparasi publik dapat berupa kebijakan politik, peraturan yang baru dan lainnya, tapi masih ada saja batasannya.

Terciptanya etika politik

Etika politik adalah sebuah aturan yang tidak tertulis tapi efeknya dapat dirasakan hati nurani. Contohnya saja pejabat yang berkorupsi harus tahu bahwa diri dapt mundur dari jabatannya.

Kebebasan individu

Setiap individu dalam masyarakat diberikan sebuah kebebasan dalam menentukan jalan hidupnya sendiri, memenuhi haknya itu sendiri dan mempunyai ranah privasi yang diinginkan. Tapi kebebasan ini dapat berlaku selama tidak mengganggu ataupun meresahkan rakyat lain.

Adanya semangat untuk kerja sama

Untuk mempertahankan sebuah eksistensi dalam masyarakat, maka perlu ditingkatkan kembali semangat kerja sama yang dilandasi oleh jiwa kemasyarakatan supaya muncul rasa saling menghargai, toleransi dan juga tenggang rasa.

Adanya hak untuk melakukan protes

Tidak dapat dipungkiri bahwa terjadinya sebuah penyelewengan dan juga kesalahan dapat terjadi, oleh karena itu lah perlu adanya sebuah hak untuk protes supaya penyelewengan ini bisa diluruskan lagi.

Demikian lah pembahasan kali ini semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian dan terima kasih telah membaca dan berkunjung.

Baca Juga Lainnya:

Related posts: