Pantun Jenaka

Posted on

Pantun jenaka – Hingga saat ini pantun terus berkembang, terdapat berbagai jenis dan macam-macam pantun. mulai dari pantun nasihat, pantun anak, pantun jenaka, pantun teka-teki, pantun anak, dan lain sebagainya.

Kali ini kita akan membahas pantun jenaka yang bisa kalian gunakan dalam berbagai suasana.

sebelum melanjutkan contoh pantun jenaka kalian perlu mengetahui pengertian pantun jenaka. Pantun Jenaka merupakan sajak yang bertujuan untuk menghibur. Terkadang digunakan sebagai media sindiran satu sama lain dalam suasana keakraban.

Berikut ini adalah berbagai contoh pantun jenaka yang telah kami kumpulkan.

Pantun Jenaka
Pantun Jenaka

Pantun Jenaka Lucu

Air pasang tingginya hingga betis
Terkena air tumbuh kudis
Aku ini orangnya romantis
Kalau makan inginnya gratis

Bunga layu genggam di tangan
Balon diisi akan semakin ringan
Kalau pergi ke tempat kondangan
Hati sedih melihat yang gandengan

Jangan main undur-undur
Lalat yang kecil namanya laler
Ada anak suka tidur
Kalau tidur sampai ngiler

Meskipun banyak duri
Buah durian lezat sekali
Kamu memang mirip bidadari
Tapi sayangnya malas mandi

Matahari terbit tanda sudah siang 
Setelah siang akan menuju petang
Ditunggu tunggu belum juga datang
Ketika datang malah nagih utang

Di kutub banyak es 
Di neraka banyak setan
Baju superman lambangnya S
Kalau XL pasti kebesaran

Untuk apa panen kelapa 
Kalau belum ada tunas
Untuk apa membeli vespa
Cicilan panci saja belum lunas

Pantun Jenaka Cinta

Pergi ke pasar naik unta 
Membeli anting intan permata
Tidak perduli situ sudah tua
Yang penting saling mencinta

Berakit-rakit ke hulu 
Berenang-renang ke tepian
Mantan sudah ke penghulu
Kitanya kapan

Bawa rantang isinya nasi
Nasi putih dibagi rata
Biarlah hanya bintang yang jadi saksi
Untuk mengawali cinta kita

Setiap malam aku rindu kamu
Sepi bukan tantangan
Ketika kita tidak bertemu
Sehari saja bagaikan sebulan

Makan jagung di tepi jalan
Bersama pacar malam mingguan
Ketika cinta dipertahankan
Semuanya sangat menyenangkan

Hati-hati beli bunga palsu
Apalagi yang berbau
Aku ingin kamu tahu
Betapa aku cinta kepadamu

Habis minum kopi
Lalu minum jamu
Dunia ini terasa sepi
Apabila tanpa kamu

Cinta bagaikan harta terpendam
Dicari-cari sampai ditemukan
Apabila hari telah malam
Indahnya dirimu bagaikan bintang yang bertebaran

Pantun Nasihat

Makan nasi bersama teman
makannya pakai kuah kari
Nusantara penuh keragaman
Lestarikanlah potensi negeri

Jalan-jalan melihat kolam ikan
Jangan lupa memberi pakan
Jangan sampai lupa makan
Meski tidak ada yang mengingatkan

Melihat orang berbaju kumal
Di depan toko cindera mata
Berusahalah dengan maksimal
Karena hasil sesuai dengan usaha

Buah kiwi buah nangka
Di dalam karung hanya sepuluh
Agar orang tua kamu bangga
Jadilah anak yang patuh

Buah kedondong buah rambutan
Paling enak buah duku
Teruslah menambah ilmu wawasan
Dengan belajar dan membaca buku

Percuma saja beli baju
Kalau nanti bajunya kamu buang
Percuma saja dapat ranking satu
Kalau ujian berbuat curang

Jalan-jalan ke kolam berenang
Habis berenang basah sekali
Jadi orang tua harus penyayang
Bimbinglah anak sepenuh hati

Pantun Jenaka Pendidikan

Jalan-jalan ke Kota Blitar
Jangan lupa beli sukun
Jika kamu ingin pintar
Belajarlah dengan tekun

Jika pergi ke dusun
Jangan lupa membawa beras
Belajarlah dengan tekun
Agar kau naik kelas

Dua Mei adalah hari pendidikan
Hari lahirnya Ki Hajar Dewantara
Jika kita tidak berpendidikan
Seumur hidup akan sengsara

Bermain gitar pakai senar
Anak cantik namanya bunga
Marilah belajar hingga pintar
Agar nanti jadi anak yang berguna

Air laut asin rasanya
Air sungai payau airnya
Jika kamu ingin hidup bahagia
Sejak muda harus tekun berkarya

Pisau harus selalu diasah
Agar daging dapat di cacah
Belajar tidak mengenal lelah
Semoga nanti dapat faedah

Ikan tidak cuma bisa dibakar
Tetapi bisa dijadikan pepesan
Jadi guru jangan hanya mengajar
Guru juga harus jadi teladan

Tidak ada kayu diganti rotan
Tidak ada nasi diganti ketan
Hormati guru dan sayangi teman
Itulah namanya murid yang budiman

Pantun Teka-Teki

Jauh-jauh melihat kuda berponi
Bertemu unta di tengah gurun
Jika kamu pandai tebaklah ini
Bisa naik tapi tak bisa turun?

Jawaban : Yang bisa naik namun tidak bisa turun adalah umur.

Buah alpukat enak rasanya
segera dimakan jangan sampai busuk
Coba tebak apa jawabnya
Makin berisi semakin menunduk

Jawaban : yang makin berisi semakin merunduk adalah padi.

Jika perut lapar sekali
Pergi ke pantai mencari kerang
Menemukannya sulit sekali
Saat bertemu akan dibuang

Jawaban : Upil

Jalan ke kebun melihat katak
Jalan lagi melihat ular
Jika kamu bisa menebak
buah apa yang bijinya diluar?

Jawaban : jambu monyet

Pergi ke hutan pagi hari
Hanya untuk mencari jamur
Aktivitas malam hari
Saat siang hanya tidur

Jawaban : Kalelawar

Menolong orang tanpa pamrih
Itulah kerja yang nyata
Pakai baju loreng hitam putih
Memiliki empat kaki seperti kuda

Jawaban : Zebra

Melihat bulan di langit hitam
Bulan tak terlihat tersipu malu
Binatang apa yang darahnya hitam
Kaki delapan tapi tangannya satu

Jawaban : Cumi-cumi

Demikianlah contoh pantun jenaka yang dapat kami kumpulkan, semoga dapat menghibur kalian semua, terimakasih.

Baca Juga :

Related posts: