Nilai Sosial

Posted on

Nilai Sosial – Halo pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang Nilai Sosial yuk simak selengkapnya dengan uraian dibawah ini.

Nilai Sosial

Nilai sosial yakni sebuah konsep abstrak yang ada pada diri manusia soal apa yang sudah dianggap baik serta dianggap buruk, indah ataupun tidak indah, serta benar ataupun salah.

Pengertian

Nilai sosial yakni nilai yang dipakai sebuah masyarakat, mengenai apa yang sudah dianggap baik dan juga apa yang sudah dianggap buruk dimasyarakat.

Penentu sesuatu itu dapat dikatakan baik ataupun buruk, pantas ataupun tidak haruslah melewati sebuah proses menimbang yang terlebih dahulu.

Hal ini begitu dipengaruhi oleh suatu kebudayaan yang ada di masyarakat. Maka telah wajar apabila terdapat suatu perbedaan dari tata nilai diantara masyarakat satu dengan masyarakat yang lainnya.

Pengertian Nilai Menurut para Ahli

contoh nilai material

Karel J. Veeger

Menyatakan sosiologi itu memandang suatu nilai-nilai sebagai suatu pengertian-pengertian atau sesuatu yang ada di kepala orang yang mengenai baik atau tidaknya suatu perbuatan. Jadi, nilai merupakan pertimbangan moral ataupun hasil penilaian.

Kimball Young

Nilai yakni asumsi yang cukup abstrak serta sering tak disadari yang mengenai apa yang telah dianggap penting yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat.

Hendropuspito

Nilai merupakan segala sesuatu yang bisa dihargai masyarakat dikarenakan mempunyai daya guna yang fungsional pada perkembangan di kehidupan manusia.

A.W.Green

Nilai yakni kesadaran yang relatif yang berjalan dan disertai oleh emosi kepada objek.

M.Z.Lawang

Nilai yakni sebuah gambaran yang mengenai apa yang sedang diinginkan, berharga, serta pantas, dan juga dapat memengaruhi oleh perilaku sosial dari seorang yang sangat bernilai itu.

Woods

Nilai yakni petunjuk umum yang telah lama berjalan dan juga mengarahkan suatu tingkah laku serta kepuasan didalam kehidupan kita yang sehari-hari.

Fungsi

nilai budaya adalah

Nilai sosial memiliki fungsi yang tertentu pada masyarakat, pada umumnya fungsi itu yakni sebagai berikut:

  • Sebagai suatu media pengawas, yang daya tekan serta daya ikat nilai dapat menuntun dan juga menekan manusia agar berbuat baik didalam kehidupan bermasyarakat.
  • Penentuan yang akhir untuk orang ataupun grup didalam memenuhi suatu peran sosialnya pada kehidupan bermasyarakat.
  • Sebagai suatu alat solidaritas untuk anggota-anggota kelompok di dalam kehidupan bermasyarakat.
  • Membentuk suatu pola pikir serta pola tingkah laku dari anggota-anggota masyarakat.
  • Menyumbangkan sebuah seperangkat alat yang dapat dipakai agar menetapkan sebuah derajat sosial dari orang ataupun perorangan serta grup pada kehidupan bermasyarakat.

Ciri-ciri

peran nilai sosial

Ciri-ciri dari nilai sosial yang diantaranya yakni sebagai berikut:

  • Dapat memengaruhi suatu pengembangan pada diri sosial
  • Memiliki pengaruh yang sangat beragam diantara warga masyarakat.
  • Cenderung saling berkaitan individu satu dengan individu yang lainnya.
  • Terbentuk melalui suatu sosialisasi atau proses belajar.
  • Adalah bagian dari sebuah usaha pemenuhan suatu kebutuhan serta kepuasan sosial pada manusia.
  • Yakni konstruksi masyarakat yang sebagai hasil dari interaksi antar warga dimasyarakat.
  • Disebarkan diantara pada warga masyarakatnya
  • Bervariasi diantara kebudayaan satu dan kebudayaan yang lainnya.

Sumber Nilai Sosial

Adanya suatu nilai sosial yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat bersumber pada 3 hal, yakni Tuhan, individu, serta masyarakat.

1. Nilai yang sumbernya dari Tuhan

Sumber nilai yang satu ini dapat diketahui melalui suatu ajaran agama yang tertulis yang ada di dalam masing-masing kitab suci. Ada nilai yang dapat memberikan suatu pedoman di dalam bertingkah laku serta bersikap dengan antar umat di dalam ajaran sebuah agama.

Contohnya yakni sebagai berikut: adanya sebuah nilai ketaatan, kasih sayang, hidup sederhana, kejujuran, serta lain sebagainya. Nilai yang sumbernya dari Tuhan itu dikenal dengan nama nilai theonom.

2. Nilai yang sumbernya dari Individu

Dasarnya memang seorang individu memiliki sebuah hal yang sangat baik, penting, serta luhur.

Contohnya saja gigih didalam bekerja. Seseorang yang menganggap bahwa kerja keras adalah hal yang sangat penting agar meraih keberhasilan.

Pada kenyataannya, nilai sosial itu berasal dari seorang individu yang sering “ditularkan” dengan suatu cara memberi contoh sebuah perilaku sejalan menggunakan nilai yang dimaksud. Nilai yang sumbernya dari individu yang disebut dengan nilai otonom.

3. Nilai yang sumbernya dari Masyarakat

Masyarakat itu bersepakat mengenai sebuah hal yang dianggap sangat baik serta luhur, lalu dijadikannya sebagai suatu pedoman didalam berperilaku yang sehari-hari.

Contohnya yakni sebagai berikut: sopan serta santun pada orang tua. Nilai yang sumbernya dari hasil kesepakatan dari orang banyak yang menyebutnya dengan nilai heteronom.

Selesai sudah pembahasan kali ini semoga dibuatnya artikel ini bisa membantu kalian dan terima kasih sudah membaca dan juga berkunjung.

Baca Juga Lainnya: