Dampak Banjir

Posted on

Dampak Banjir – Hampir di seluruh wilayah Indonesia, ketika musim hujan tiba, akan ada bencana alam di mana-mana yakni banjir dan ini sudah sangat sering melanda beberapa wilayah di negara ini.

Berbagai jenis efek banjir akan terjadi setelah banjir surut. Kurangnya kesadaran dari masyarakat lah yang membuat bencana alam ini tak terhindarkan.

Dampak Banjir
Dampak Banjir

Dampak Banjir

Dampak Banjir
Dampak Banjir

Sebagaimana dijelaskan di atas, bencana alam banjir ini memiliki banyak dampak pada masyarakat. Dampak banjir yang kerap dirasakan oleh masyarakat adalah sebagai berikut.

1. Aktivitas Warga Menjadi Terganggu

Dampak banjir pertama adalah aktivitas warga mati atau terganggi. Misalnya, ketika banjir merendam suatu daerah dengan ketinggian hanya satu meter, tentu kegiatan masyarakat yang berada di lokasi banjir itu akan lumpuh atau mati.

Pakaian dan berbagai jenis perabot rumah juga akan terbawa oleh air, sehingga penghuni daerah yang terkena dampak banjir tersebut akan menderita kerugian materi dan finansial. Disamping itu, aktivitas kerja dalam mendapatkan makanan dan kebutuhan lainnya akan terganggu.

2. Kerugian Ekonomi Yang Sangat Besar

Sebagaimana dijelaskan di atas, dampak banjir akan menghasilkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Barang-barang yang mengikuti arus, tanah pertanian dihancurkan, ternak dibawa oleh sungai dan beberapa bahkan mati, jelas, menyebabkan kerugian besar.

Dan ini tentu saja berdampak pada pendapatan sektor ekonomi nasional yang terhambat oleh rotasi ekonomi nasional itu sendiri.

3. Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Dampak banjir berikutnya adalah sulitnya mendapatkan air bersih. Air bersih, yang merupakan salah satu kebutuhan pokok, apakah itu digunakan untuk minum, memasak atau membersihkan, akan sulit dicapai ketika daerah-daerah tertentu terkena banjir. Sehingga kebutuhan akan air bersih tentu diperlukan di setiap posko evakuasi banjir.

4. Menimbulkan Masalah Kesehatan

Selain tiga dampak dari banjir tersebut, munculnya masalah kesehatan juga menjadi salah satu efek dari bencana alam itu sendiri. Air kotor, banjir, dan kekurangan pasokan air bersih tentu dapat menyebabkan berbagai jenis kesehatan.

Selanjutnya, penyebaran epidemi juga akan semakin meluas. Penyakit yang akan timbulkan dari adanya banjir adalah penyakit yang rentan terhadap menyerang anak-anak dan pada orang tua.

Ini terjadi karena perilaku hidup sehat dan bersih atau yang lebih dikenal dengan PHBS tidak dilakukan dengan benar. Perilaku PHBS itu sendiri termasuk mencuci tangan setelah kontak langsung dengan air banjir belum dilakukan dengan benar atau bahkan tidak dilakukan sama sekali.

Anak-anak dibiarkan bermain di tengah kondisi banjir atau di tengah genangan air yang sudah bercampur dengan air banjir itu sendiri.

Sedangkan di Indonesia sendiri salah satu penyakit yang sering menyerang korban banjir adalah demam berdarah. Selain itu, penyakit yang disebabkan oleh tikus seperti leptospirosis sering ditemukan pada korban banjir.

Bakteri Leptospira ditemukan pada tikus, yang menyebar dari urin yang terkontaminasi langsung dengan air dan makanan yang bersentuhan langsung dengan kulit manusia.

5. Menimbulkan Korban Jiwa

Dampak yang diakibatkan oleh banjir itu fatal. Korban yang mati sendiri dapat disebabkan oleh terseretnya arus banjir itu sendiri atau oleh luapan air yang tidak dapat diprediksi. Ini sangat mungkin terjadi jika banjir itu sendiri terjadi di tengah-tengah daerah pemukiman yang padat.

Selanjutnya, korban bencana banjir juga bisa disebabkan oleh penyakit yang menimpa para korban banjir itu sendiri. Penggunaan listrik atau peralatan elektronik yang terendam banjir dan sengatan listrik yang belum padam oleh PLN terkadang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan korban ketika banjir melanda.

6. Kesehatan Jiwa Terganggu

Bukan hanya kesehatan yang terganggu, lebih dari sering kesehatan mental korban banjir terjadi. Salah satu penyakit mental yang terganggu ketika bencana alam terjadi termasuk depresi, kecemasan, gangguan stres pasca-trauma atau lebih dikenal dengan PTSD dan kondisi paling serius yang akan terjadi adalah bunuh diri. Namun sayangnya, manajemen kesehatan mental korban banjir masih jauh dari prioritas.

7. Mudah Terjangkit Penyakit ISPA

Selain berbagai gangguan kesehatan yang lainnya, penyakit yang biasa menimpa korban banjir adalah penyakit ISPA. Hal ini terjadi karena cuaca yang menerjang lokasi yang terkena bencana banjir itu sendiri menjadi dingin.

Dengan demikian, infeksi saluran pernapasan (ISPA) akan dengan mudah menyerang korban banjir. Contohnya seperti masuk angin, asma, batuk, bronkitis, dan infeksi pernapasan lainnya.

8. Hilangnya Mata Pencaharian (pekerjaan)

Dampak banjir berikutnya adalah banyak korban banjir kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian mereka. Ini karena banyak bidang bahkan perusahaan yang terendam banjir. Ini pasti akan menyebabkan korban banjir kehilangan mata pencaharian mereka.

9. Penyakit Yang Diderita Bertambah Semakin Kronis

Dan dampak dari banjir terakhir adalah penyakit yang semakin kronis. Ini karena diperburuk oleh kondisi banjir yang dapat membuat semua aktivitas warga lumpuh dan mati, sehingga perawatan juga akan terhambat karena akses ke rumah sakit atau tempat perawatan tidak memungkinkan.

Dengan demikian, penyakit akan menjadi lebih kronis. Dan penyakit paling serius yang bisa dideritanya akan meningkat dengan penyakit lain yang biasanya terjadi ketika mereka terkena banjir.

Demikianlah pembahasan kami kali ini mengenai Dampak Banjir. Semoga bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung. Kalian juga bisa mempelajari artikel kami yang lain di bawah ini.

Artikel Lainnya :

Related posts: