Contoh Teks Anekdot

Posted on

Contoh Teks Anekdot – Halo pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di edin08.com yang dimana kali ini kami akan membahas Contoh Teks Anekdot Singkat yuk simak selengkapnya dengan uraian dibawah ini.

Contoh Teks Anekdot

Anekdot adalah teks yang niatnya untuk menciptakan humor ataupun. Contoh teks anekdot itu ada bermacam-macam, nah berikut ini adalah beberapa contohnya.

Contoh Teks Anekdot Soal Hukum

contoh teks anekdot dialog

Pencuri Sandal dan Koruptor

Pada sebuah persidangan, seseorang hakim itu memberikan suatu hukuman 5 tahun dipenjara kepada pemuda yang usianya 22 tahun. pemuda itu bernama Paijo dikarenakan mengambil ayam jago milik pak RT.

Paijo:” Lah coba pak hakim tunggu terlebih duhulu, ayam jago yang saya ambil kan harganya cuman Rp 120.000. Mengapa saya ini di jatuhkan hukuman 5 tahun dipenjara?

sementara sang koruptor yang mengmbil uang rakyat dengan jumlah besar itu lebih ringan hukumanya?”

Hakim:” saudara Paijo, Anda sudah merugikan bapak RT itu senilai Rp 120.000. Sementara, sang koruptor itu merugikan 500 juta orang yang nilainya 5 milyar rupiah.

Apabila di rinci jumlah kerugian yang di muncul dari suatu tindakan korupsi itu hanya Rp 10 per orangnya.”

Paijo:” lalu?”

Hakim:” lalu apanya? kan sudah jelas bahwa tindakan Anda itu lebih jauh merugikan dari orang lain. oleh karena itulah, telah sepantasnya Anda itu saya berikan hukuman yang jauh lebih berat.”

Paijo: (pingsan)

Contoh Teks Anekdot Dialog

contoh teks anekdot pendidikan

Hujan Di Kedai Kopi

Ada dua orang sahabat yang pada saat itu sedang mengobrol di sebuah kedai kopi pada saat hujan deras.

Zaki: Wakil rakyat itu bukanya memakmurkan dari rakyatnya lah malahan dia hanya memakmurkan untuk dirinya saja.

Daniel: Parah emang, tidak lah sedikit orang yang terlibat dengan suatu kasus korupsi.

Zaki: iya emang parah banget. Wakil Rakyat itu tambah hari malahan tambah makmur saja hidupnya nahh Rakyat tambah hari itu tambah susah.

Sekarang sudah semakin banyak sekali orang yang bertempat tinggal di jalanan, serta Wakil Rakyat itu tinggal di rumah mewah contohnya saja istana. Sejahtera sekali hidup mereka yang saat ini duduk di kursi kepemerintahan.

Daniel: Coba kita berfikir terlebih dulu. Wakil rakyat kan itu yang mewakili Rakyatnya.

Zaki: Iya emang benar itu.

Daniel: Kalo rakyat itu ingin kaya berarti tekah di wakili mereka. Rakyat ingin memiliki mobil mewah telah di wakili dengan Wakil Rakyat.

Rakyat ingin memiliki rumah yang mewah bahkan telah di wakili dengan Wakil Rakyat, bahkan pada saat rakyat ingin bertengkar pun telah di wakili oleh mereka.

Zaki: Hahaha maksudnya itu gimana sih?

Daniel: Pada waktu sidang kan pula sering ribut dan pada akhirnya mereka bertengkar juga ki.

Zaki: hahahahahaha ya bisa masuk……

Contoh Teks Anekdot Berbentuk Dialog Panjang

contoh teks anekdot sosial

Pembalap dan Pengendara Motor Indonesia

Pada suatu hari Reki serta Roky itu sedang asik ngobrol di sebuah warung tegal serta memesan kopi. Mereka membicarakan soal perilaku sang pengendara motor yang berada di Indonesia.

Reki: Hari ini Bogor macet banget ya?

Roky: Bogor memang seperti ini. Bukan Bogir kalau tak macet.

Reki: Memang benar sih seperti ini. kapan ya Bogor ini bebas macet?

Sekarang para pengguna kendaaraan bermotor itu semakin saja bertambah. Apa lagi sekarang sepeda motor, pengendaranya itu seenaknya jidatnya sendiri pada kebut-kebutan dan lampu merah ada di terobos.

Roky: Tapi ngomong-ngomong soal pengendara motor yang ada di negara kita itu sangat hebat loh. Lebih hebat dari pembalap yang ada di MotoGP.

Reki: Hebat dari mananya roky orang Indonesia pula tak ada yang lolos untuk ikut balapan di MotoGP.

Roky: Pembalap di MotoGP kalau nyalip dengan penuh perhitungan belok kiri, belok kanan, miring kiri, miring kanan, kalo ada suatukesempatan ya di salip nah kalo tidak ada ya cari kesempatan lainnya. Dan tidak membahayakan nyawa sendiri pula.

Reki: kalo pengendara motor yang ada di negara kita ini bagaimana hah?

Roky: nah kalo pengendara motor ini mah jangankan dari mobil-mobil yang kecil, truck gandeng yang segede gaban aja mereka gas supaya bisa menyalipnya.

Bahkan juga ada yang memakai trotoar untuk mempersingkat waktu.

Reki: Owh ya memang kebanyakan sih yang seperti itu.

Roky: Sehebat-hebatnya sang pembalap MotoGP , kagak ada kan yang mau melawan arah. Memangnya sudah pernah lihat Pedrosa pas lagi ada di urutan pertama itu terus puter balik?

Reki: Ya kagak ada lah Mas.

Roky: Kalo pengendara sepeda motor di negara ini lawan arah itu telah biasa. Totoar aja di embat bahkan juga jembatan penyebrangan juga di embat juga supaya mempercepat untuk sampai tujuan.

Reki: Bener sih masih ada kagak Mas?

Roky: Kalau pembalap yang profesional kan telah belajar dari waktu kecil serta memakai motor yang khusus, memakai tempat yang di pakai khusus untuk melakukan latihan.

Kalau yang ada di Indonesia kita telah sering melihat anak-anak SD bolak balik dan kecepatannya itu tinggi memakai sepeda motor.

Tak memakai helm, serta tidak memiliki kartu SIM. Memangnya kalian pernah lihat di tv kalau di balapan MotoGp itu pembalapnya tak memakai helm??.

Kalau disitu ngebut telah tidak memikirkan nasib orang lain ataupun pengendara lain serta tak memikirkan nyawanya yang dapat saja menghilang apabila kecelakaan pada jalan raya kan nyawanya hanya lah satu.

Terkadang anak SMP itu panik pada saat melihat patroli ataupun sedang ada petugas serta langsung saja gas-gas dengan cepat dikarenakan mereka tak memiliki SIM serta takut terkena tilang

Reki: Benar Mas, memangnya milik teman polisi ataupun siapa kok dapat sampai ceritanya itu jelas banget?

Roky: Tidak sih dikarenakan saya pula dulu seperti itu hehehe

Reki: memangnya sudah pernah di tilang oleh polisi Mas?

Roky: pernah sih dahuulu sekali.

Reki: Waktu itu saat berangkat sekolah pas SMA belum memiliki sim kagak taunya ada Polisi serta melihat saya tak memakai helm langsung saja di samperin sama tuh polisi.

Roky: Polisinya itu bilang gimana Mas?

Reki: Anda tahu kan kesalahannya apa? “iya saya tak memakai helm serta ngebut pak” saya jawab seperti itu.

Dan polisnya itu bertanya lagi. “Kenapa tak memakai helm dan juga ngebut ngebutan?” Saya jawab Saya itu lihat bapak dan juga saya tak memakai helm sama tak punya SIM.

Selesai sudah pembahasan kali ini semoga dibuatnya artikel ini bisa membantu kalian dan terima kasih sudah membaca dan juga berkunjung.

Baca Juga Lainnya: