Contoh Cerpen Terbaik

Posted on

Contoh Cerpen Terbaik – Cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Di samping itu cerpen biasanya akan membawakan cerita yang sifatnya padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novel dan novella. Adapun Contoh Cerpen Terbaik Pendidikan dan Motivasi sebagai berikut ;

Contoh Cerpen Terbaik
Contoh Cerpen Terbaik

Contoh Cerpen Terbaik Pendidikan

# Contoh Cerpen Terbaik

Penghormatan Kepada Para Pahlawan

Banyak orang yang menganggap hari senin sebagai hari yang menyebalkan lebih dari itu ada juga yang menyebutnya Monster Day. Tapi hal ini tidak untuk Bunga, hari Senin menjadi hari yang istimewa menurutnya.

Senin, menjadi hari di mana para siswa dan siswi menunjukan rasa nasionalisme terhadap Negara Indonesia dan penghormatan terhadap Para Pahlawan yang sudah banyak berkorban mulai dari harta, tahta, bahkan nyawanya demi mendapatkan atau merebut kemerdekaan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia.

Hari ini, tepatnya pukul 06.00 pagi, Bunga mencium tangan kedua orang tunya, hal yang biasa di lakukan olehnya untuk pamit ke sekolah. Sesampainya ia di sekolah tepatnya pukul 06.45, dilihatnya masih banyak lahan parkir yang belum terisi. Apalagi ini hari Senin, banyak orang yang tidak senang dengan hari Senin ya hal ini oleh banyak faktor.

Faktor utama bagi sebagian pelajar karena hari Senin adalah hari dimana akan ada Upacara bendera.

Kalau kita melihat ke belakang, perjuangan yang dilakukan para Pahlawan tidaklah sebanding dengan siswa yang hanya berdiri di lapangan upacara selama kurang lebih 40 menit. Apa yang dilakukan siswa-siswi? Hanya sikap sempurna dan membuka mata, telinga serta hati.

Mata untuk melihat proses pengibaran Sang Saka Merah Putih. Telinga mendengar lagu wajib Indonesia dan lagu Nasional yang akan dibawakan oleh para obade.

Sementara hati untuk merenungkan dan untuk ikut merasakan kesedihan Pahlawan-Pahlawan yang gugur di medan perang demi kemerdekaan Rakyat Indonesia.

Hanya itu, tentu bukan hal-hal tadi bukan hal yang sulit. Tapi, banyak orang yang mengikuti upacara namun hatinya tidak terenyuh untuk mendoakan Para Pahlawan Indonesia.

Sebenarnya batin Bunga menjerit, ia juga heran terhadap kelakuan teman-temannya. Seperti saat ini, ia menemukan dua kawannya yang tepat ada di depannya sedang berbincang-bincang padahal sedang prosesi pengibaran Sang Merah Putih. Melihat itu, Bunga hanya mendengus sebal.

Hingga prosesi pengibaran bendera selesai, kedua kawannya yang ada di depannya itu masih berbincang-bincang dengan suara yang lumayan keras.

Risih, Bunga akhirnya menegur temannya dengan menepuk bahunya sambil menempelkan jari telunjuk nya di bibir kedua kawan ya tersebut sebagai isyarat tujuannya agar mereka berhenti berbicara.

Namun sayangnya, yang dilakukannya itu tidak ampuh untuk mereka berdua sampai Bunga melakukan cara yang sama lagi, ya Bunga mengulangi cara yang tadi tapi kali ini disertai tatapan tajam Bunga ketika mereka berdua, Tina dan Mita menoleh ke balakang dengan wajah yang sinis. Obrolan mereka terinterupsi.

“Ini sedang upacara, jangan ngobrol,” kata Bunga akhirnya ia menyuarakan sesuatu yang yang sedari tadi ingin ia katakan.

“Pelanggaran Hak Asasi Manusia, kamu melarang kami berdua berbicara,” jawab Tina sengit disertai anggukan kepala Mita.

Bunga hanya mendengus pelan, tidak menanggapi ucapan Tina yang cukup menjengkelkan karena sirat makna pelanggaran Hak Asasi Manusia yang disalahgunakan.

Bahkan ketika Pak Budi selaku Kepsek menyampaikan amanat, wanita di depannya masih melakukan bincang-bincang yang kian asyik. Ya, Bunga mengira mereka berdua sedang melakukan perbincangan dari hati ke hati yang sepertinya melibatkan perasaan. Terlihat saat Tina dan Nisa berbicara dengan emosi yang menggebu-gebu.

Sontak, suasana saat itu hening tanpa komando ketika Pak Budi menunjuk salah seorang siswa laki-laki untuk maju ke depan.

Wajah Pak Budi terlihat sangat geram, seperti harimau yang siap menikam mangsanya.

“Kamu sadar apa tidak saat ini sedang apa?” Tanya pak Budi pada siswa laki-laki tadi.

Siswa itu pun menjawab “Sedang Upacara”. dengan santai ia menjawab.

“ Kamu sadar apa tidak saat ini sedang apa ?!” tanya Pak Bakir sekali lagi ditambah dengan tatapan yang tajam dan menggertak. Siswa itu pun langsung menunduk, terlihat seperti orang ketakutan. Pasalnya, Pak Budi memang terkenal akan kegalakannya, bukan galak sih, tapi tegas.

“Kamu tahu ini sedang upacara, kenapa kamu becanda dan menjahili teman-temanmu yang lain?”

Siswa itu pun hanya bisa terdiam, semuanya peserta upacara pun ikut diam, kecuali Pak Budi yang terus menyemprot siswa yang Bunga ketahui namanya adalah Nawan. Ya, memang di murid yang sedikit nakal di sekolah ini.

Setelah menegurnya, kemudian pak Budi menyuruh kembali ke dalam barisan.

“Kalian semua yang ada di sini sedang berdiri di tanah Indonesia maka kalian harus bisa menghormati negara ini!”

Bunga pun spontan tersenyum. Bukan, Indah bukan tersenyum di atas harga diri Nawan yang turun karena ditegur di depan banyak orang.

Melainkan karena setiap kalimat yang keluar dari mulut Pak Budi mewakili suara hatinya yang. Jujur, Bunga merasa sedih jika melihat teman-temannya tidak yang sedang upacara namun dilaksanakan dengan tidak sungguh kata lain tidak khidmat.

“Akan bagaimana ke depannya negeri indonesia ini jika tidak ada yang meneruskan jasa Pahlawan Pahlawan yang bersusah payah merebut kemerdekaan ini?” ujar Pak Budi. “Jika kalian tidak cinta Indonesia, tidak ada rasa cinta terhadap tanah air, tidak menghargai Para Pahlawan, maka kalian tidak punya sikap patriotisme!

Bagaimana jika kita dijajah lagi? Apa kalian akan tetap seperti ini?” Tambah pak Budi sambil . “Harus kalian tahu, melaksanakan upacara dengan sungguh-sungguh dan sempurna itu menjadi bukti cinta kita terhadap Negara Indonesia ini!”

Semua bungkam, Tina dan Mita yang sepuluh 10 menit lalu masih berisik asyik dengan seribu kata pun bungkam membisu.

Tak lama, upacara pun berakhir, para siswa langsung meninggalkan lapangan upacara.

Seminggu berlalu. Ya tetap di hari Senin upacara dilaksanakan lagi tidak seperti upacara sebelumnya. Bunga tidak bisa menahan untuk tidak mengulum senyumnya ketika merasa upacara bendera hari ini berlangsung secara khidmat.

Cinta dan bela negara tidak harus diwujudkan dengan angkat senjata, wujud cinta dan bela tanah air bisa kita bisa diwujudkan dengan adanya rasa cinta bangsa dan tanah air, salah satunya dengan melaksanakan upacara bendera dengan sungguh dan khidmat mengenang jasa Para Pahlawan kemerdekaan.

Baca Juga : Contoh Cerpen Pendek

Contoh Cerpen Terbaik Motivasi

# Contoh Cerpen Terbaik

Matahari Yang Setia

Ibuku merupakan pedagang yang tekun dan juga giat. Ketika hendak berangkat ke pasar, seorang temannya yang kebetulan merupakan seorang pengusaha datang ke rumah.

Pengusaha tersebut bertanya “Apa kamu nggak bosan tiap hari hanya pulang pergi ke pasar?”

“Tidak ada alasan untuk bosan.” jawab Ibu dengan singkat

“Jadi benar-benar tidak merasa bosan atau lainnya, gitu?” Tambah teman Ibu.

Suasana berubah menjadi hening, kedua terdiam.

Aku memperhatikan Ibu yang tengah terdiam dengan penuh bijaksana.

Tak lama, ibu pun menghela napas dalam-dalam, mengisi ruang hatinya.

Tak kusangka ternyata yang dilakukan ibu tadi adalah mempersiapkan jawaban untuk temannya yang bertanya.

“Kamu tahu matahari?” Tanya ibu kepada temannya.

“Jelas aku tahu” Jawab temannya dengan singkat

“Tentunya kami tahu bahwa matahari merupakan bagian dari tata surya yang muncul di waktu siang hari. Kemudian akan tenggelam di barat dan keesokan harinya muncul lagi di timur.

Tugas dari matahari yaitu menyinari kehidupan memberikan kehidupan di bumi yang sangat luas ini” Jelas Ibu kepada temannya yang hanya bisa terdiam.

“Apa kira kira yang terjadi jika tiba-tiba matahari berhenti menyinari bumi ini?” tambah ibu

“Tak terbayang, yang pastinya akan kacau!” Jawab teman ibu.

“Lantas apa jadinya jika matahari merasa bosan lalu meninggalkan tugas nya?! Nah, itulah gambaran, jika saya harus bosan ke pasar.

Artinya, saya berhenti bekerja di berjualan di pasar, sedangkan suami saya yang sedang sakit dan anak saya butuh makan” Tambah Ibu.

Temannya pun hanya mengangguk-anggukkan kepala,

Setelah itu ibu langsung berangkat ke pasar seperti biasanya.

Baca Juga : Contoh Cerpen Panjang

Apa pengertian cerpen?

Cerpen adalah sebuah karya sastra berbentuk prosa naratif fiktif. Isinya menceritakan kisah suatu tokoh serta segala konflik beserta penyelesaiannya, ditulis secara ringkas namun padat.

Sebutkan struktur cerpen?

1. Abstrak
2. Orientasi
3. Komplikasi
4. Evaluasi
5. Resolusi
6. Koda

Apa ciri-ciri cerpen?

1. Jumlah katakurang dari 10.000 kata.
2. Bersifat fiktif/ fiksi.
3. Hanya ada satu alur saja (alur tunggal).
4. Tulisannya singkat
5. Kejadian sehari-hari.
6. Kata-katanya mudah di pahami
7.Penokohan dalam cerpen sangat sederhana.
8. Cerita pendek bisa membrikan kesan dan pesan mendalam

Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Cerpen Terbaik. Baca juga Contoh Cerpen Cinta. Semoga bermanfaat.

Related posts: