Contoh Cerpen Sejarah

Posted on

Cerpen adalah sebuah karya sastra berbentuk prosa naratif fiktif. Isinya menceritakan kisah suatu tokoh serta segala konflik beserta penyelesaiannya, ditulis secara ringkas namun padat.

Isi cerpen lebih fokus atau berpusat terhadap satu tokoh dan kondisi atau pun situasi tertentu yang mana ada puncak masalah yang disebut dengan klimaks serta penyelesaiannya.

Nah, berikut ini adalah Contoh Cerpen Sejarah Sepeda Antik Sang Proklamator, langsung saja simak contoh contoh cerpen di bawah ini.

Contoh Cerpen Sejarah
Contoh Cerpen Sejarah

Contoh Cerpen Sejarah

# Contoh Cerpen Sejarah

Sepeda Antik Sang Proklamator

Sepeda antik. Salah satu incaran banyak orang. Sepeda itu adalah sepeda bekas peninggalan Sang proklamator, Ir. Soekarno.

Ya. Saat itu aku dan beberapa teman ku sedang membicarakan tentang sepeda yang menjadi perhatian dan incaran banyak orang. Barang antik ini adalah peninggalan bapak proklamator, Ir. Soekarno.

Mengagumkan memang. Sepeda itu dimiliki seorang kakek. Veteran perang tahun 45. Yang sampai saat ini masih gagah perkasa.

Kakek Jupri nama nya. Kakek itu sudah sejak lama memiliki sepeda itu, yakni dari tahun 1950. Sudah lama jadi begitulah keadaan barang antik ini.

Aku sendiri saja heran. Bagaimana bisa kakek tua itu punya sepeda yang sangat usang yang banyak di cari para pengoleksi barang antik.
Pernah suatu hari aku bertanya kepada kakek tua itu, kebetulan rumah kakek Jupri itu tidak jauh jaraknya dari rumah ku.

Aku dan teman – teman ku mengunjungi rumah kakek Jupri dengan maksud hati bertanya soal bagaimana awalnya kakek mendapatkan sepeda itu, dan alasan apa kakek bisa mendapatkan sepeda itu.

Kakek itu pun bercerita panjang lebar kepada kami. Ceritanya panjang mengapa kakek bisa mendapatkan sepeda itu dan bagaimana Kakek itu mendapatkan sepeda tersebut.

Kakek itu kemudian bercerita, bahwa ia mendapatkan sepeda itu karena ia dahulunya seorang pahlawan perang.

Kami pun bertanya lagi, bagaimana bisa kekek mendapatkan sepeda itu, apa dengan cara merampas atau memang sengaja diberikan oleh Pak Karno.

Sedikit kejam memang pertanyaan kami lontarkan kepada kakek tua gagah perkasa ini, tapi ya namanya anak muda yang terkadang seenaknya bertanya kepada orang yang lebih tua tanpa pandang bulu.

Saya ini duluny adalah mantan asisten Bung Karno saat bapak Proklamator singgah dan di asingkan di daerah Lampung.

Tak sampai disitu. Kami pun menanyakan kelanjutan cerita kakek itu.

Kami bertanya lagi, seriusan dulu kakek di kasih sepeda itu oleh Bung Karno.? Dengan gagah kami bertanya seolah-seolah menginterogasi perampas.

Ya maklum saja kami kan mahasiswa hukum. Gumamku dalam hati.
Ya memang benar Anak muda saya mendapatkan sepeda itu dari Bung Karno langsung saat Bung Karno singgah dan di asingkan. Jelas kakek tua ini sambil menunjuk ke arah sepeda antik itu.

Saya sendiri gak nyangka Bung Karno mau dan bisa memberikan sepeda itu kepada saya.

Bung Karno hanya memberi pesan kepada saya untuk merawat dan menjaga sepeda ini sampai bisa di wariskan lagi kepada keturunan saya.

Bung Karno berkata kepada saya bahwa sepeda itu merupakan simbol perjuangan dan juga sebagai alat perjuangan rakyat dalam melawan Belanda.

Mendengar pernyataan itu aku tidak langsung percaya dengan ceritanya. Tapi aku sedikit percaya dengan pernyataan kakek tua itu..

Aku pun saat itu berbisik kepada teman berada di samping, “kamu percaya gak dengan ceritanya? Tanyaku pada temanku.

Teman ku pun menjawab, ia sangat tidak percaya dengan apa yang di ceritakan kakek itu. Kalau dilihat dari segi arsitek sepeda itu benar seperti sepeda milik Bung Karno.

Aku pun kembali bertanya kepada kakek itu. “Apa benar yang kakek ceritakan ini?. Dengan nada yang sedikit menyinggung.

Kakek itu lantas menjawab, “kalau kalian tidak percaya nanti saya berikan agar kalian lihat sendiri surat kelengkapan sepeda itu. Saya carikan dulu surat suratnya ya, tunggu sebentar”.

Kakek itu bergegas masuk ke dalam ruah tapi entah kemana mencari surat surat sepeda antik itu. Selang beberapa menit kakek itu menunjukan kepada kami surat suratnya.

Memang benar, di surat itu tertera tanggal pembuatan serta ada juga tanggal penerimaan alih kepada kakek itu.

Meskipun demikian kami pun tidak langsung percaya dan yakin dengan apa yang sebenarnya terjadi menurut cerita cerita mistis atau cerita bohong kakek tua itu.

Cukup lama kami melihat lihat isi surat tersebut yang kata kakek itu adalah surat asli yang diberikan oleh Sang Proklamator. Tapi setelah kami perhatikan dengan teliti ternyata surat itu palsu menurut kami.

Dan kami langsung menanyakan kepada kakek gagah ini, apa benar surat ini surat asli.

Kakek tersebut pun menjawab, surat ini adalah surat asli dari Bung Karno. mendengar pernyataan itu kami lantas berpikir sejenak kemudian melihat lagi surat itu.

Pada saat akau lihat dan akau angkat kertas tersebut ternyata aku melihat tidak adanya tanda air pada surat tersebut. Kami akhirnya yakin bahwa surat itu adalah surat palsu, di buat sendiri oleh kakek tua itu.

Kami pun sudah tidak lagi mempermasalahkan surat itu dan kami pun pamit pulang kepada kakek tua gagah itu.

Saat kami di perjalanan pulang kami masih berfikir tentang semua jawaban yang kakek tadi katakan dan isis surat surat yang kakek tadi tunjukkan.

Belum sempat kami mendapat jawabannya yang memuaskan aku pun terbangun dari tidur yang aku mulai dari dua jam yang lalu, ternyata tadi aku sedang bermimpi.

Betapa terkejut nya aku, ternyata aku hanya bermimpi dan menghayal. Sekian dulu ya cerita dariku. Jangan marah ya. Nanti kita sambung lagi kalo ada kelanjutan mimpi tadi.

Baca Juga : Contoh Cerpen Pendidikan

Apa pengertian cerpen?

Cerpen adalah sebuah karya sastra berbentuk prosa naratif fiktif. Isinya menceritakan kisah suatu tokoh serta segala konflik beserta penyelesaiannya, ditulis secara ringkas namun padat.

Sebutkan struktur cerpen?

1. Abstrak
2. Orientasi
3. Komplikasi
4. Evaluasi
5. Resolusi
6. Koda

Apa ciri-ciri cerpen?

1. Jumlah katakurang dari 10.000 kata.
2. Bersifat fiktif/ fiksi.
3. Hanya ada satu alur saja (alur tunggal).
4. Tulisannya singkat
5. Kejadian sehari-hari.
6. Kata-katanya mudah di pahami
7.Penokohan dalam cerpen sangat sederhana.
8. Cerita pendek bisa membrikan kesan dan pesan mendalam

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Bahasa Indonesia Contoh Cerpen Sejarah. Baca juga Contoh Cerpen Remaja. Semoga bermanfaat.

Related posts: