Contoh Cerpen Motivasi

Posted on

Contoh Cerpen Motivasi – Pada kesempatan kali ini Edin08.com akan membahas materi Bahasa Indonesia mengenai Contoh Cerpen Motivasi. untuk itu langsung saja simak contoh berikut ini.

Contoh Cerpen Motivasi
Contoh Cerpen Motivasi

Contoh Cerpen

Cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Di samping itu cerpen biasanya akan membawakan cerita yang sifatnya padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novel dan novella. Adapun Contoh Cerpen Motivasi sebagai berikut ;

Contoh Cerpen Motivasi

# Contoh Cerpen Motivasi

SANG JUARA

Bu guru masuk ke kelas ku. Saat itu aku sedang mencoret-coret kertas yang memang sudah tidak terpakai di dalam laci mejaku. Hari ini adalah pelajaran Matematika.

Ya Matematika ! mata pelajaran yang aku tidak sukai.
“Anak-anak sekarang kita akan belajar tentang tripel phytagoras atau rumus phytagoras. Buka halaman 50.” Kata umi berjilbab ungu. Dia biasa dipanggil umi Rahma.

“Umi, ada urusan. Kalian semua tunggu dan kerjakan latihan dulu aja ya.” Perintahnya

“Ya bu.” Kata murid-murid 8.b serempak

Males ngerjainnya. Ngerti juga enggak. Nyontek aja deh. Gumamku
“Dinda kamu nggak ngerjain,ya ?” tanya Pina
“Males Pin. Aku ngerti juga enggak.” Jawabku
“Ih, kamu ini jangan males gitu lah. Nanti kamu turun nilainya loh.” Katanya sambil melangkah meninggalkanku

Bu Rahma kembali masuk kekelas.
“Anak-anak gimana, sudah latihannya ? kalau belum lanjutkan dan selesaikan saja di rumah. Waktu kita enggak cukup kalau hanya pakai untuk latihan saja.” Terang Ibu berjilbab ungu

Kami pun memasukan buku ke dalam tas dan melanjutkannya di rumah. Umi Rahma menerangkan atau membahas pelajaran Matematika, ya phytagoras phytagoras sementara aku hanya melamun, sampai pelajaran selesai…

Sepulang aku dari sekolah akupun diajak umi ke toko buku. Tak sengaja aku melihat buku novel terbitan dari Mizan aku tertarik pada buku novel tersebut.

Aku meminta umi untuk membelikannya. Umi pun langsung menurutiku, dan membelikannya.
Aku sudah enggak sabar mau membaca buku itu. Sesampainya aku dan umi di rumah, aku langsung masuk ke dalam kamar, yang ingin membaca buku itu.

Aku pun berkata dalam hati pintar sekali orang itu bisa membuat novel ini kataku.
Aku ingin menjadi seperti dia. Tetapi, bagiku itu tak sesuatu yang mungkin mengingat prestasiku sangatlah rendah. Tapi, aku mau dan akan selalu berusaha agar menjadi sang juara.

Mulai dari sekarang dan seterusnya aku harus giat belajar. Ku kerjakan semua pekerjaan rumah (PR) dengan tekun. Dan berusaha juga untuk menyukai guru-gurunya.

Dan ku kurangi sms-an dengan teman-teman. Alhamdulillah nilaiku lama-kelamaan naik. Aku sangat senang dan bersyukur kepada Allah.

Ulangan semester II sudah di depan. Aku optimis aku bisa mengerjakannya dengan benar.

Mata pelajaran hari ini Agama dan Bahasa Indonesia. Aku baca soal-soalnya dengan teliti dan mengisi setiap isi lembar jawaban.
Sudah seminggu ulangan semester pun selesai. Dan aku sangat menunggu hasilnya.

Hari ini class meeting,banyak lomba yang diadakan. Aku pun menjadi panita lomba tari daerah

“Hey, kira-kira siapa yang menduduki juara satu lagi ya ?” kata Shella
“Ehm, perkiraanku tetap Fitri deh. Soalnya dia pintar banget. Jago nya pelajaran Fisika.” Ujar Dwita
“Yah, mereka memang pintar seandainya aku jadi dia mungkin aku akan membanggakan orang tuaku.” Kata Sisil sambil memakan ice cream kesukaannya.
“Ga, pasti Toni. Soalnya dia jago biologi dan matematika” Ujar Agus
“Ah ,kalo kata aku mah Angga. Dia pintar di tambah sopan santunnya bagus.” Kata Nisa nggak mau ngalah. Soalnya Angga adalah incarannya dari kelas 7,wajar dia dukung Angga terus.
Aku diam saja. Aku berdoa semoga aku mampu mengalahkan 3 pesaing beratku itu. Aku memang dulu pernah punya prestasi sewaktu kelas 7. namun, ntah mengapa tiba-tiba hilang kemana.

Waktu pembagian raport telah tiba. Aku sudah gak sabar ingin melihat hasilku yang ku lakukan dengan ikhlas. Semoga memuaskan “gumamklu dalam hati”.

Pak Untung memasuki lapangan dan mengadakan upacara kenaikan bendera. Hari itu bertepatan dengan hari senin. Jadi sekalian pembagian rapor hari itu itu acara penaikan sang saka merah putih.
“Baiklah akan bapak akan menyebutkan juara-juara kelas. Mulai dari kelas 7.” Kata pak Untung.

Semua murid di sekolahku pun terlihat tegang aku termasuk salah satunya, hehe. Adik kelasku sudah disebutkan siapa juara kelas nya. Sekarang giliran kelas 8.b jantung ku berdebar saat mendengarnya.

“Juara 3 diraih oleh : Toni Praja Pradana dengan nilai 932. juara 2 di raih oleh : Fitri Nurcahyani. Juara pertama diraih oleh……….
Jantung ku saat itu bertambah berdebarnya dan saat mendengar juara 1 adalah …… Dinda Asyifa Inabi… sorak sorai pun terdengar sangat gemurh sekali suara tepuk tangan berkumpul ditelingaku. Aku tak menyangka aku rangking 1. Terima kasih Ya Allah, ucapkan spontan.

Ucapan selamat banyak di ucapkan kepadaku oleh teman-temanku. Termasuk Toni dan Fitri juga mengucapkan selamat padaku.
“Terima kasih teman-teman.” Kataku sambil kesenangan.

Ku langkah kan kaki ku dengan riang gembira. Aku tak sabar ingin memberitahukan hal ini kepada Umi dan Abi ku. Singkatnya aku sampai di rumah. Aku langsung masuk ke dalam rumah dan menyalami kedua orang tua ku,
“Umi, abi Dinda punya kejutan.” Kataku
“Kejutan apa, nak?” tanya Umi
“Umi, Dinda ranking satu.” Kataku

Umi dan abi langsung memeluku dan mengucapkan selamat. Aku sangat senang. Aku berjanji akan terus giat belajar. Tapi meski pun begitu aku gak boleh sombong. Aku harus tetap rajin belajar walaupun aku menjadi Sang Juara.

Baca Juga : Contoh Cerpen Singkat

Sebutkan ciri-ciri cerpen?

1. Jumlah katakurang dari 10.000 kata.
2. Bersifat fiktif/ fiksi.
3. Hanya ada satu alur saja (alur tunggal).
4. Tulisannya singkat
5. Diangkat dari kejadian sehari-hari.
6. Menggunakan kata-kata yang mudah di pahami
7.Penokohan dalam cerpen sangat sederhana.
8. Cerita pendek bisa membrikan kesan dan pesan mendalam

Sebutkan struktur cerpen?

1. Abstrak
2. Orientasi
3. Komplikasi
4. Evaluasi
5. Resolusi
6. Koda

Sebutkan unsur intristik cerpen?

1. Tema
2. Alur/ Plot
3. Latar/ Setting,
4. Tokoh,
5. Penokohan,
6. Sudut Pandang,
7. Gaya Bahasa,
8. Amanat/ Pesan,

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Bahasa Indonesia Contoh Cerpen Motivasi. Baca juga Contoh Cerpen Persahabatan. Semoga bermanfaat.

Related posts: