Cerita Lucu

Posted on

Dengan membaca cerita lucu, imajinasi dapat menciptakan khayalan yang sesuai dengan cerita yang disampaikan. Setiap orang memiliki selera humor yang berbeda, sehingga membentuk imajinasi yang berbeda pula. Dari sinilah perbedaannya ketika Anda menikmati konten menyenangkan dalam bentuk kata-kata dengan gambar video.

Sebuah cerita mencerminkan kehidupan nyata, sehingga memiliki daya tarik khusus bagi pendengar dan pembaca.

Alur dan bahasa sebuah cerita menambah sentuhan emosional yang luar biasa dalam kehidupan kita sehari-hari, sehingga cerita itu dapat menawarkan banyak manfaat. terutama pada cerita lucu namun, semua kembali ke sifat dan isi cerita serta teknik penyampaian.

Terdapat bermacam-macam contoh cerita lucu singkat yang bikin ngakak yang dapat kami rangkum diantaranya adalah, sebagai berikut :

Cerita Lucu
Cerita Lucu

Cerita Lucu Anak

Tidak Bisa Ujian

Dikatakan bahwa ada seorang anak yang tidak bisa mengikuti ujian. Semua ini terjadi karena pertama-tama ada seorang guru yang melihatnya lemas di kelas. Kemudian guru mendatanginya dan bertanya kepada siswa itu. Guru bertanya mengapa dia terlihat sangat lemas dan dia menjawab jika dia tidak bisa tidur tadi malam.

Guru meminta siswa untuk menunda ujiannya sampai minggu depan, tetapi siswa tidak mau. Dia masih ingin mengikuti ujian. Sang guru akhirnya berkata bahwa apabila ia saja tidak bisa tidur terlebih lagi untuk mengikuti ujian. Akhirnya, siswa mengikuti apa yang dikatakan gurunya.

Belajar Menulis

Suatu hari seorang anak yang baru saja masuk sekolah dasar (SD) ketika pulang sekolah orang tuanya bertanya

Ibu: “Apa yang kamu pelajari hari ini, Nak?”

Anak: “Belajar menulis bu.”

Ayah: “Apa yang kamu tulis, Nak?”

Anak: “Saya tidak tahu, karena saya belum belajar membaca.”

Terlambat Sekolah

Terdapat dua anak sekolah dasar yang sangat nakal, sebut saja Gareng dan Bagong.

Mereka selalu terlambat ke sekolah. berbagai macam alasan yang mereka buat.

( Di sekolah mereka terlambat lagi).

Guru: “Gareng, mengapa kamu terlambat hari ini?”

Gareng: “Anu, anu, bu, tadi malam saya bermimpi bersepeda dengan ayah keliling kota.”

Guru: (kesal) “Jika kamu Bagong, kenapa kamu terlambat!”

Bagong: “Tadi malam saya bermimpi bertemu Gareng yang sedang naik sepeda bersama ayahnya. lalu, saya mengikuti Gareng keliling kota bersama ayahnya.”

Guru: “# $% ^ & *”

Guru dan Muridnya

Di suatu sekolah terdapat seorang guru yang sedang bertanya kepada muridnya.

Guru : “Coba kamu jawab pertanyaan ibu.”

Budi : “Baik bu”

Guru : “Siapakah penemu telepon?”

Budi : “ayah saya Bu.”

Dengan rasa sabar guru bertanya lagi

Guru : “Sekarang, siapa Penemu televisi?”

Budi : “ayah saya Bu.”

Dengan rasa kesal, guru menanyakan kepada muridnya sekali lagi

Guru : “Siapa penemu radio?”

Budi : “ayah saya Bu.”

Guru pun marah dengan jawaban Budi

Guru : dari tadi saya bertanya kepada kamu, tetapi tidak ada jawaban yang tepat. Mengapa kamu selalu menjawab ayah saya, apakah ayah kamu seorang ilmuwan?

Budi : “Bukan bu, ayah saya seorang pemulung.”

Belajar Berhitung

Di suatu sekolah terdapat seorang guru yang sedang bertanya kepada muridnya.

Guru: “Siapa yang bisa berhitung?”

Petruk: (mengangkat tangan) “Saya bu.”

Guru: “Apakah benar Anda dapat berhitung?”

Semar: “Ya saya bisa bu, saya diajarkan oleh ayah saya.”

Guru: “Oke, mari kita coba, setelah tiga, berapa?”

Semar: “Empat.”

Guru: “Bagus, setelah enam?”

Semar: “Tujuh.”

Guru: “Setelah sembilan?”

Semar: “Sepuluh.”

Guru: “Bagus sekali, rupanya ayahmu benar-benar tahu cara mengajari anaknya berhitung. Kemudian setelah sepuluh, berapa?”

Semar: (dengan rasa percaya diri) “Jack, Queen, King dan As! bu.”

Guru: “@ @ $% ^ & * +”

Wasiat Sang Ayah

Guru: “Anak-anak, siapa yang mau masuk surga?”

Anak-anak: (serempak) “saya bu!”

Bowo: (Sedang duduk duduk dibelakang dan hanya diam saja)

Guru: “Siapa yang mau masuk neraka?”

Anak-anak: “Aku tidak mau!”

Bowo: (Diam saja)

Guru: (mendekat) “Bowo, kamu ingin masuk surga atau neraka?”

Bowo: “Tidak keduanya Bu.”

Guru: “Kenapa?”

Bowo: “Setelah ayahku ingin meninggal, dia berpesan. Wo apapun yang akan terjadi kamu harus masuk tentara.”

Cerita Lucu Dewasa

Balon Gas

Suatu hari ada seorang anak yang masih balita, bertanya kepada ayahnya.

Anak: Ayah, apa sih yang ada didalam dada ibu?

Ayah: Oh, itu balon gas. Jika ibu meninggal nanti, kita tiup balon nya supaya ibu bisa terbang ke surga.

seperti itu kata ayah mengakali pertanyaan putranya. Pada sore hari setelah ayah pulang bekerja, sang ayah melihat putranya duduk dengan termenung sendirian di teras. Sang ayah bertanya.

Ayah: Kenapa kamu sedih?

Anak: Ayah, ibu akan segera pergi ke surga?

Ayah: apa maksudmu nak?

ANAK: Sore tadi ketika Ayah masih bekerja, Balon ibu ditiup oleh Om Karjo.

Gadis Yang Lugu

Suatu hari, seorang gadis lugu yang baru saja pulang dari sekolah bertanya kepada ibunya.

ANAK: Bu kenapa kok teman-teman laki saya ketika di sekolah sering melihat ke bawah kolong meja saya ya?

Ibu: Biasanya, mereka ingin mengintip celana dalam seorang gadis.

ANAK: Oh, untungnya saya tadi tidak menggunakan celana dalam, jadi mereka tidak bisa mengintip saya.

Ibu: ???

Batal Nikah

Pada suatu hari, terdapat 3 orang pemuda (Petruk, Gareng , Semar) yang sedang berbincang tentang batalnya pernikahan mereka.

Petruk : Reng, kamu bulan lalu kenapa batal nikah, seharusnya kan kamu menikah.

gareng : Iya Pet, kami batal menikah karena kami memiliki Agama yang berbeda.

Nah terus kamu juga kenapa Pet, sepertinya kan kamu juga sudah menikah 2 minggu yang lalu.

Petruk : Iya Reng, kami juga batal menikah hanya karena kami berbeda Suku.

Petruk & Gareng : Hai Semar kok kamu diam saja, kan kamu juga batal menikah, itu karena apa? seharusnya kamu kan minggu lalu menikahnya

Semar : Iya nih, kami batal nikah kemarin penyebabnya karena anuku sama anunya dia berbeda.

Petruk & gareng : ???

Cerita Lucu Remaja

Minta Persenan

Suatu sore sepulang sekolah, secara tidak sengaja Mukidi menemukan dompet yang jatuh di jalan. Dia segera mengambil dompet itu dan mengembalikan ke pemiliknya. Pemilik dompet terkejut ketika dia membuka isi dompetnya.

Sebelumnya, ia hanya memiliki selembar uang seratus ribu. Tapi sekarang dompetnya terdapat banyak lembaran uang. Ternyata Mukidi telah menukarkan uang seratus ribu dengan sepuluh ribu dan beberapa uang receh.

Dia menukar uang untuk mendapatkan persenan dari pengembalian dompet. Alasan mengapa Mukidi melakukannya adalah sebelumnya Mukidi telah mengembalikan dompet orang yang lain. Dia mengharapkan persenan, tetapi pemilik dompet mengatakan jika dia tidak memiliki pecahan uang receh.

Belajar Komputer

Ada dua teman, Dito dan Rudi, yang belajar menggunakan komputer. Rudi yang tidak tahu tentang komputer, telah memutuskan untuk belajar dengan Dito. Beberapa fungsi komputer ditanya oleh Rudi kepada temannya Dito.

Tiba-tiba Rudi ingin mencari Facebook, tetapi tidak tahu cara membukanya. Kemudian Rudi memutuskan untuk bertanya kepada Dito tentang hal itu. Dito juga memberikan jawaban kepada Rudi, pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengetikkan www sebelum memasukkan kata kunci untuk mencari.

Karena penasaran, Rudi bertanya kepada Dito sekali lagi: “Apa itu www?” Dito tidak begitu mengerti apa itu www. Kemudian dia mengatakan jika www adalah singkatan dari Wasalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh. Rudi dengan polos mempercayai penjelasan Dito.

Dan yang tertanam dalam pikiran Rudi adalah bahwa kita harus memberi salam terlebih dahulu sebelum melakukan pencarian di komputer.

Jin Dalam Teko

Suatu ketika terdapat harta di sebuah pulau yang ditemukan oleh seorang pria muda. Pria muda itu melihat teko di antara setumpuk barang berharga. Dia juga curiga bahwa teko berisi jin yang bisa memenuhi berbagai permintaan.

Awalnya dia ragu-ragu, tetapi dia menyiapkan tiga keinginan yang akan ditanya oleh jin apabila teko tersebut benar terdapat jin. Pemuda itu mulai menggosok teko tiga kali setelah ia menyiapkan tiga permintaan yang akan diminta oleh jin.

Saat ia berpikir, jin keluar dari teko tersebut. Jin itu berterima kasih kepada pemuda itu karena membantunya terbebas. Sebagai ungkapan terima kasih, jin menawarkan tiga keinginan.

Pria muda itu meminta sebuah rumah besar kepada jin itu. Kemudian jin itu berkata bahwa jika dia bisa membangun rumah yang diinginkan pemuda itu dia tidak akan hidup dalam teko yang pengap dan usang.

Supir Kaget

Kisah ini dimulai dengan seorang sopir taksi yang membawa seorang penumpang untuk membawanya ke suatu lokasi. Dalam perjalanan, penumpang menepuk punggung pengemudi karena dia ingin menanyakan sesuatu. Saya bertanya-tanya apa yang dipikirkan pengemudi ketika dia tiba-tiba kehilangan kendali dan hampir mengalami kecelakaan fatal.

Kemudian dia menghentikan mobil dan berhenti sejenak untuk menenangkan diri. Ketika penumpang melihat kejadian itu, dia meminta maaf karena merasa bersalah kepada sopir taksi, karena ia telah membuat supir kaget.

Ternyata supir taksi itu sebelumnya adalah supir jenazah, dan dia berpikir bahwa orang yang menepuk dia adalah jenazah yang ia bawa, itulah sebabnya sang supir merasa kaget dan takut.

Cara Menjual Buku

Suatu hari ada seseorang yang gagap mempromosikan dirinya sebagai penjual buku. Sulit baginya untuk menawarkan buku kepada pembeli. Kemudian penjaga toko meledeknya bahwa bagi orang yang normal saja kesulitan untuk menjual buku, apalagi seseorang yang gagap seperti dia.

Tetapi si gagap meyakinkan penjaga toko bahwa dia yakin dia bisa menjual buku itu. Dan peristiwa yang mengejutkan terjadi, ternyata orang ini bisa menjual banyak buku. Pada awalnya, dalam setengah hari, ia mampu menjual 10 buku.

Penjualan terus meningkat hingga buku terjual dengan baik di toko. Karena penasaran karena penjualan si gagap, penjaga toko juga bertanya kepada si gagap tentang apa rahasia penjualannya sehingga dia bisa menjual dengan baik.

Kemudian, orang gagap memberi tahu penjaga toko bahwa dia telah memberi tahu pembeli untuk memilih apakah anda akan membeli bukunya atau diceritakan kisah bukunya. Dengan strategi ini, ia dapat menjual banyak buku dalam waktu singkat.

Kacang Mede

Nona Dedeh penduduk baru di komplek rumah tetangganya, yang dihuni oleh seorang nenek.

Ibu Dedeh: “Maaf, nenek, Bolehkah saya memperkenalkan diri, nama saya Ny. Dedeh saya adalah penghuni baru yang disana.”

Nenek: “Ayo silahkan masuk, Silakan duduk dulu”

Dedeh: “Saya hanya sesaat, niatnya hanya untuk singgah sejenak untuk berteman.”

Nenek: “Tidak apa-apa, masuk saja!”

Di meja ruang tamu nenek terdapat banyak makanan ringan. Selama percakapan, Bu Dedeh ingin mencoba kacang mete di depannya.

Bu Dedeh: “Wow, kacang itu sepertinya enak, Bolehkah saya mencobanya?”

Nenek: “Oh ya … ya … ya, silahkan!”

Awalnya, hanya beberapa kacang mete, tetapi tidak terasa kacang mete habis hingga satu toples karena rasa kacang mete terasa begitu lezat ,

Ibu Dedeh: “Maaf nek, aku memakannya sampai habis.”

Nenek: Oh, tidak apa-apa. Nenek juga tidak bisa makan. Maklum, gigi nenek tidak cukup kuat.

Nenek: Jadi ceritanya nenek sering dikirim oleh cucu nenek coklat yang berisi kacang, tetapi nenek hanya bisa memakan cokelat saja. Daripada kacangnya nenek buang, Nenek mengumpulkan semua kacang kedalam toples itu. Apabila kacangnya sudah habis, saya bersyukur, berarti saya tidak sia-sia.“

Demikian beberapa kumpulan cerita lucu, cerita jenaka, humor, yang singkat, padat, jelas beserta gambar yang cocok untuk anak, remaja dan dewasa. semoga dapat terhibur.

Baca Juga :